Mahasiswa UBSI Kampus Bogor Kembangkan Sistem Informasi Inventaris Berbasis Web untuk PT Telkomsat

0 19

BSINews, Bogor – Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Bogor berhasil merancang Sistem Informasi Inventaris Barang berbasis web menggunakan framework Laravel untuk PT Telkomsat sebagai bagian dari Tugas Akhir Program Diploma Tiga (D3). Aplikasi yang dikembangkan pada Senin (6/7) ini bertujuan mengatasi berbagai kendala pengelolaan inventaris yang masih dilakukan secara manual, sehingga mampu meningkatkan efisiensi pencatatan, pemantauan stok, serta pelaporan inventaris secara real time.

Mahasiswa UBSI Kembangkan Sistem Informasi Inventaris Berbasis Web untuk PT Telkomsat

Tim pengembang terdiri atas Lutfi Amarullah, Rayhandi Pratama, dan Salsabila Dzarina. Selama proses penyusunan Tugas Akhir, ketiganya memperoleh bimbingan dari Risa Wati dalam melakukan analisis kebutuhan, perancangan sistem, hingga pengembangan aplikasi yang disesuaikan dengan kondisi operasional PT Telkomsat.

Lutfi Amarullah menjelaskan bahwa sistem yang dikembangkan bertujuan mempermudah proses pencatatan, pengelolaan, dan pelaporan inventaris agar lebih cepat, akurat, dan terorganisasi.

“Sistem yang kami bangun ini bertujuan untuk mempermudah proses pencatatan, pengelolaan, dan pelaporan inventaris agar lebih cepat, akurat, dan terorganisir. Kami berharap penerapan sistem ini dapat membantu PT Telkomsat meminimalisir kesalahan pencatatan sekaligus mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat,” ujar Lutfi dalam keterangan rilis di Bogor, Selasa (7/7).

Sementara itu, Rayhandi Pratama menambahkan bahwa proyek tersebut menjadi pengalaman berharga bagi tim dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam permasalahan nyata di dunia industri.

“Melalui Tugas Akhir ini, kami juga ingin menerapkan langsung ilmu yang kami peroleh selama perkuliahan ke dalam studi kasus nyata di dunia kerja, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi efisiensi operasional perusahaan tempat kami melakukan riset,” ungkapnya.

Baca juga : Sistem Informasi EXPO 2026 UBSI Kampus Pontianak Hadirkan 35 Solusi Digital, Langsung Dihibahkan ke Mitra

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa pengembangan sistem dilatarbelakangi oleh proses pengelolaan inventaris di PT Telkomsat yang masih mengandalkan pencatatan menggunakan spreadsheet.

“Metode tersebut dinilai menimbulkan berbagai kendala, seperti duplikasi data, tingginya risiko kesalahan pencatatan (human error), keterlambatan penyajian informasi, hingga kesulitan dalam proses pencarian data. Kondisi tersebut berdampak pada kurang optimalnya pengelolaan aset perusahaan dan menghambat efisiensi operasional,” tambahnya.

Melalui implementasi Tugas Akhir ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menghadirkan solusi teknologi yang aplikatif bagi dunia industri melalui kolaborasi dan penerapan teknologi informasi pada kebutuhan nyata perusahaan. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.