Dari Design Jadi Cuan, HangOut Campus Online UBSI Bahas Keluh Kesah dan Realita Dunia DKV

0 2

BSINews, Jakarta — Memilih Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) tidak cukup hanya bermodalkan ketertarikan pada dunia gambar dan seni. Di tengah perkembangan industri kreatif yang semakin luas, mahasiswa DKV dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, hingga kesiapan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Berbagai realita tersebut akan dibahas dalam HangOut Campus Online Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif bertajuk “Dari Design Jadi Cuan: Kenalan Sama Dunia DKV” dengan tema “Keluh Kesah Dunia DKV” yang akan diselenggarakan pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 14.00–15.00 WIB, dan disiarkan secara langsung melalui akun TikTok @ubsi_official.

Dari Design Jadi Cuan, HangOut Campus Online UBSI Bahas Keluh Kesah dan Realita Dunia DKV

Program Studi DKV kerap menjadi pilihan bagi siswa yang memiliki minat terhadap dunia desain dan seni visual. Namun, tidak sedikit calon mahasiswa yang masih memiliki gambaran kurang tepat mengenai jurusan ini. Banyak yang menganggap DKV hanya berfokus pada menggambar, membuat logo, atau branding, padahal ruang lingkup keilmuannya jauh lebih luas dan memiliki tantangan yang perlu dipersiapkan sejak awal.

Di era industri kreatif yang berkembang pesat, lulusan DKV dituntut tidak hanya memiliki kemampuan teknis dalam menghasilkan karya visual, tetapi juga mampu berpikir kritis, memecahkan masalah melalui desain, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta bekerja sama dalam berbagai proyek kreatif. Kondisi tersebut membuat mahasiswa DKV perlu memiliki kreativitas, konsistensi, dan kesiapan mental dalam menghadapi proses pembelajaran maupun dunia kerja.

Tidak dapat dimungkiri, perjalanan mahasiswa DKV juga diwarnai dengan berbagai tantangan. Mulai dari proses mencari ide yang tidak selalu mudah, revisi karya yang berulang kali dilakukan, tuntutan menyelesaikan proyek dengan tenggat waktu yang ketat, hingga tekanan untuk terus menghasilkan karya yang relevan dengan kebutuhan industri. Berbagai kondisi tersebut sering kali menjadi bagian dari “keluh kesah” yang dialami mahasiswa selama menjalani perkuliahan.

Melihat fenomena tersebut, UBSI melalui HangOut Campus Online menghadirkan diskusi yang membahas dunia DKV secara lebih dekat dan realistis. Melalui kegiatan ini, calon mahasiswa diajak mengenal DKV secara lebih utuh, tidak hanya dari sisi peluang karier, tetapi juga berbagai tantangan yang akan dihadapi selama menempuh pendidikan di bidang desain komunikasi visual.

Narasumber Khairuzzaky, selaku Dosen Program Studi DKV UBSI, akan berbagi wawasan mengenai realita dunia DKV, mulai dari proses belajar, dinamika industri kreatif, hingga pentingnya membangun mental yang kuat sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan selama kuliah maupun saat memasuki dunia profesional.

Menurut Khairuzzaky, memahami dunia DKV secara menyeluruh menjadi hal penting bagi calon mahasiswa agar mereka memiliki kesiapan sebelum memutuskan untuk menekuni bidang tersebut.

“DKV bukan hanya tentang kemampuan menggambar atau membuat desain yang terlihat menarik. Mahasiswa juga perlu memiliki kemampuan berpikir, memahami kebutuhan audiens, menyelesaikan masalah melalui desain, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan industri kreatif. Karena itu, proses belajar di DKV membutuhkan kreativitas sekaligus ketekunan,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Senin (20/7).

Baca Juga : Live di TikTok! HangOut Campus Online UBSI BSD Tebar Wawasan dan Voucher Rp250 Ribu

Selain membahas tantangan yang dihadapi mahasiswa, diskusi ini juga akan mengupas luasnya cakupan bidang DKV. Tidak hanya berkaitan dengan branding atau desain grafis, DKV juga mencakup berbagai bidang seperti multimedia, fotografi, videografi, ilustrasi, animasi, motion graphic, UI/UX, hingga digital content yang kini semakin dibutuhkan di berbagai sektor industri.

Melalui HangOut Campus Online ini, UBSI berharap para siswa SMA/SMK dan calon mahasiswa dapat memperoleh gambaran yang lebih realistis mengenai dunia DKV. Dengan begitu, mereka tidak hanya memilih jurusan berdasarkan minat semata, tetapi juga memahami proses, tantangan, dan kompetensi yang perlu dipersiapkan agar mampu berkembang di dunia kreatif.

Acara yang dipandu oleh Ebit dan Cinta ini terbuka bagi siswa SMA/SMK, calon mahasiswa, dan masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat dunia Desain Komunikasi Visual. Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus berupaya menghadirkan ruang edukasi yang dapat membantu generasi muda memahami pilihan pendidikan dan prospek karier sesuai dengan minat serta perkembangan kebutuhan industri kreatif. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.