Dorong Digitalisasi Pemerintahan, Mahasiswa UBSI Hibahkan Aplikasi PANDAWA ke Kecamatan Tawang
BSINews, Tasikmalaya – Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung transformasi digital di sektor pemerintahan, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tasikmalaya secara resmi menyerahkan hibah aplikasi sistem informasi inventaris berbasis web bernama PANDAWA (Pengelola Data Aset Tawang) kepada Kantor Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, pada Kamis (23/7).
Penyerahan aplikasi ini menjadi wujud implementasi hasil karya akademik mahasiswa yang dirancang untuk membantu meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan aset daerah. Aplikasi PANDAWA dikembangkan sebagai solusi atas berbagai kendala yang selama ini dihadapi dalam pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) di lingkungan Kecamatan Tawang beserta seluruh kelurahan di bawah naungannya.
Pengembangan aplikasi ini dilakukan oleh Aril Muhammad Ihsan, Muhammad Ivan Taufiq Aryasatya Putra, dan Siti Nuraeni di bawah bimbingan Bambang Kelana Simpony. Seluruh tahapan pengembangan, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan, hingga implementasi sistem, dilakukan melalui koordinasi intensif bersama jajaran Kantor Kecamatan Tawang di bawah arahan Camat Tawang, Drs. Boedi Santosa, beserta Subbagian Umum dan Kepegawaian (Umpeg).
PANDAWA Karya Mahasiswa UBSI Permudah Pengelolaan Aset di Kecamatan Tawang
Aril menjelaskan sebelum sistem ini diterapkan, pencatatan aset masih dilakukan secara manual melalui buku administrasi dan lembar kerja spreadsheet yang belum terintegrasi. Kondisi tersebut menyebabkan proses penyusunan laporan aset membutuhkan waktu hingga 10–14 hari kerja serta meningkatkan potensi terjadinya perbedaan antara data administrasi dan kondisi aset di lapangan.
“Melalui PANDAWA, seluruh proses pengelolaan aset dapat dilakukan secara terpusat dan terdigitalisasi. Sistem ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel serta basis data MySQL untuk menjamin keamanan dan integritas data. Berbagai fitur telah disematkan, di antaranya pengaturan hak akses berdasarkan level pengguna, dasbor pemantauan aset, pengingat otomatis masa berlaku pajak kendaraan dinas (KIB B), pencetakan Berita Acara Serah Terima (BAST), integrasi QR Code dan Barcode untuk identifikasi aset, hingga mekanisme pemindahan otomatis data aset yang telah berkategori rusak berat,” jelas Aril dalam rilis yang diterima, Rabu (29/7).
Ia menambahkan bahwa PANDAWA lahir dari kebutuhan nyata yang ditemukan selama proses observasi di lapangan. Menurutnya, tim berupaya menghadirkan sistem yang tidak hanya memenuhi kebutuhan administrasi, tetapi juga mudah digunakan oleh aparatur pemerintahan.
“Kami melihat masih banyak proses pengelolaan aset yang dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu cukup lama dalam penyusunan laporan. Melalui PANDAWA, kami berharap proses tersebut menjadi lebih cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik. Semoga aplikasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi Kecamatan Tawang dan menjadi salah satu bentuk kontribusi kami sebagai mahasiswa kepada masyarakat,” ujar Aril.
Baca juga : SiMPeDa, Inovasi Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak untuk Tingkatkan Pelayanan Publik Desa
Disamping itu, Bambang Kelana Simpony mengungkapkan apresiasinya atas dedikasi mahasiswa dalam menghasilkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan instansi pemerintah.
“Aplikasi PANDAWA merupakan implementasi nyata dari keilmuan yang dipelajari mahasiswa selama perkuliahan. Kami di Universitas BSI selalu mendorong mahasiswa agar tidak hanya menghasilkan karya akademik sebagai syarat kelulusan, tetapi juga mampu menciptakan solusi digital yang memberikan manfaat konkret bagi masyarakat dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik,” ungkap Bambang.
Melalui hibah aplikasi PANDAWA ini, Universitas BSI berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dapat terus terjalin dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Langkah tersebut sekaligus menegaskan komitmen Universitas BSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mencetak lulusan yang inovatif, adaptif, dan siap menghadirkan solusi teknologi untuk mendukung pembangunan daerah serta percepatan transformasi digital di Indonesia.