BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cengkareng kembali memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan keluarga melalui penyelenggaraan Bincang Kampus Bersama Orang Tua (BKOT) 2026 bertema “Grow With Vision” di UBSI kampus Cengkareng, Sabtu (25/7). Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi strategis antara pihak kampus dan orang tua mahasiswa baru untuk menyamakan persepsi dalam mendampingi perjalanan akademik mahasiswa hingga lulus.
BKOT UBSI Kampus Cengkareng 2026 Perkuat Sinergi Orang Tua dan Kampus
Mengusung tema Grow With Vision, BKOT mengajak seluruh orang tua untuk memiliki visi yang sama dengan kampus dalam mendukung putra-putrinya agar mampu berkembang menjadi lulusan yang unggul, adaptif, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja dan industri digital yang terus berkembang.
Kepala Kampus UBSI kampus Cengkareng, Hardiyan, menegaskan bahwa keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran di kampus, tetapi juga dukungan yang diberikan oleh keluarga.
“Melalui BKOT, kami ingin membangun kesamaan visi antara kampus dan orang tua. Ketika komunikasi berjalan baik, proses pendidikan akan menjadi lebih optimal. Tema Grow With Vision menjadi pengingat bahwa keberhasilan mahasiswa merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak yang terlibat,” ujar Hardiyan dalam keterangan rilis di Jakarta, Minggu (26/7).
Baca juga : BKOT UBSI Kampus Cengkareng Perkuat Sinergi Kampus dan Orang Tua untuk Wujudkan Lulusan Berdaya Saing
Sementara itu, ia menambahkan bahwa UBSI kampus Cengkareng terus menghadirkan berbagai program pengembangan kompetensi, mulai dari sertifikasi profesi, program kewirausahaan, kegiatan organisasi mahasiswa, seminar industri, hingga pelatihan digital yang dirancang untuk meningkatkan daya saing lulusan sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
“Melalui BKOT 2026, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang tidak hanya menghadirkan pendidikan tinggi berkualitas, tetapi juga membangun ekosistem pembelajaran yang melibatkan keluarga sebagai bagian penting dalam proses pembentukan lulusan yang profesional, berkarakter, adaptif, dan siap bersaing di era transformasi digital,” tutup Hardiyan. (Alisa)