Mahasiswa Teknologi Informasi UBSI Kampus Pemuda Pamerkan Inovasi AR dan VR

0 74

BSINews, Jakarta – Teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) kini tidak lagi sebatas tren, tetapi telah menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menghadirkan solusi digital yang inovatif. Hal itulah yang ditunjukkan mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi Universitas Bina Sarana Informatasi (UBSI) kampus Pemuda melalui Pameran Inovasi AR dan VR yang menampilkan berbagai karya berbasis teknologi imersif hasil pengembangan selama perkuliahan.

Pameran yang digelar pada Senin (8/6) di UBSI kampus Pemuda, Jakarta Timur, menjadi ajang bagi mahasiswa kelas 17.6A.37 untuk mempresentasikan implementasi mata kuliah Virtual & Augmented Reality. Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme dari mahasiswa lintas program studi, dosen, hingga masyarakat umum yang hadir untuk mencoba langsung berbagai aplikasi yang dipamerkan.

Karya Digital Angkat Potensi Teknologi Imersif

Sebanyak 10 karya inovatif ditampilkan dalam pameran tersebut. Beragam aplikasi yang dipresentasikan memanfaatkan teknologi AR dan VR untuk menghadirkan pengalaman digital yang lebih interaktif sekaligus aplikatif.

Karya-karya tersebut meliputi gim simulasi kendaraan berbasis AR, visualisasi furnitur tiga dimensi, laboratorium kimia virtual, buku fabel interaktif, simulasi ekosistem akuarium, katalog alat tulis berbasis AR, gim edukasi pengenalan fauna, visualisasi anatomi gigi, simulasi tata meja makan, hingga taman bunga virtual yang dikembangkan menggunakan AR Studio.

Melalui proyek-proyek tersebut, mahasiswa menunjukkan kemampuan mengintegrasikan teknologi digital dengan kebutuhan di bidang pendidikan, industri kreatif, maupun kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Mahasiswa Baru UBSI Kampus Pemuda Akan Pelajari Personal Branding dengan AI Melalui Workshop Digital Kreatif

Wadah Implementasi Ilmu dari Bangku Kuliah

Kepala Kampus UBSI kampus Pemuda, Setiaji, mengapresiasi kreativitas mahasiswa yang mampu mengubah materi perkuliahan menjadi karya yang memiliki nilai inovasi.

“Pameran ini merupakan bukti bahwa mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah menjadi karya yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. Kegiatan seperti ini sejalan dengan komitmen UBSI dalam mencetak lulusan yang unggul, inovatif, dan siap bersaing di era transformasi digital,” ujarnya dalam rilis yang diterima pada Jumat (12/6).

Baca juga: Modul Backend Website Karya Mahasiswa UBSI Dukung Digitalisasi Pengadilan Negeri Ciamis

Menurut Setiaji, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ruang unjuk karya, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir kreatif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Bekal Mahasiswa Hadapi Industri Digital

Seluruh karya yang dipamerkan merupakan hasil implementasi mata kuliah Virtual & Augmented Reality di bawah bimbingan dosen pengampu, Fahrizal.

Ia menjelaskan bahwa pameran tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa, mulai dari tahap perancangan, pengembangan, pengujian, hingga mempresentasikan solusi teknologi kepada publik.

“Pameran ini bukan sekadar penyelesaian tugas akademik, tetapi menjadi media bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan dalam merancang solusi digital yang berpotensi diterapkan di berbagai sektor, seperti pendidikan, industri kreatif, hingga dunia usaha,” jelas Fahrizal.

Baca juga: Kelas Reguler Malam Jadi Favorit Pejuang Karier, Solusi Kuliah Fleksibel di UBSI Kampus Jatiwaringin

Antusiasme pengunjung terlihat dari tingginya interaksi di setiap stan pameran. Mereka berkesempatan mencoba langsung berbagai aplikasi AR maupun perangkat VR yang dikembangkan mahasiswa, mulai dari media pembelajaran interaktif hingga simulasi berbasis teknologi imersif.

Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan inovasi yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri. Pameran ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki potensi besar menjadi talenta digital yang kreatif, inovatif, dan siap menghadapi perkembangan teknologi global.(Siti Hafizah)

Leave A Reply

Your email address will not be published.