Bikin Belajar IPA Makin Seru! Mahasiswa UBSI Tasikmalaya Hibahkan Aplikasi Organku ke SMPN 1 Sukahening
BSINews, Tasikmalaya — Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah kembali menghasilkan inovasi digital yang dapat dimanfaatkan secara langsung dalam dunia pendidikan.
Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tasikmalaya sebagai Kampus Digital Kreatif menyerahkan aplikasi Organku (Organ Tubuhku) berbasis Android kepada SMPN 1 Sukahening pada Selasa (11/8) sebagai media pembelajaran interaktif materi sistem organ tubuh manusia.
Aplikasi Organku merupakan hasil karya Satria Bayu Pamungkas dan Mohammad Abdullah Azzam, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Tasikmalaya, yang dikembangkan sebagai implementasi Tugas Akhir berjudul “Aplikasi Organku (Organ Tubuhku) sebagai Media Pembelajaran Interaktif Organ Tubuh Manusia Berbasis Android”.
Penyerahan aplikasi dilakukan langsung oleh Satria Bayu Pamungkas dan Mohammad Abdullah Azzam kepada pihak SMPN 1 Sukahening yang diwakili oleh Rendi Riswandi, S.Pd., dengan didampingi dosen pembimbing Ir. Ai Ilah Warnilah, S.T., M.Kom., dan Ratningsih, S.E., M.M.S.I., serta Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Tasikmalaya, Deddy Supriadi, M.Kom.
Aplikasi Organku dikembangkan untuk mendukung digitalisasi dan optimalisasi proses pembelajaran materi sistem organ tubuh manusia bagi siswa kelas VIII.
Aplikasi berbasis Android ini mengintegrasikan berbagai tahapan kegiatan belajar, mulai dari penyajian materi interaktif berbasis model tiga dimensi (3D), pengelompokan materi berdasarkan pertemuan pembelajaran, evaluasi pemahaman melalui kuis interaktif, hingga pemantauan progres dan hasil belajar siswa secara terstruktur, transparan, dan terdokumentasi.
Aplikasi ini menerapkan tiga peran pengguna dengan hak akses berbeda, yaitu Admin, Guru, dan Siswa. Admin bertanggung jawab atas pengelolaan akun pengguna, baik akun siswa maupun guru.
Guru bertanggung jawab atas pengelolaan konten pembelajaran, meliputi data pertemuan, materi organ tubuh beserta model 3D-nya, kategori dan soal kuis, serta pemantauan dan pengunduhan rekapitulasi nilai siswa.
Sementara itu, siswa dapat mengakses materi pembelajaran dalam bentuk visualisasi 3D interaktif, mengerjakan kuis evaluasi, memantau progres belajar, serta melihat riwayat nilai kuis yang telah dikerjakan.
Beberapa fitur utama yang disediakan antara lain visualisasi organ tubuh manusia dalam bentuk model 3D interaktif yang dapat diputar dan diperbesar, pengelolaan materi berdasarkan sistem organ seperti pencernaan, peredaran darah, pernapasan, dan ekskresi, kuis evaluasi pilihan ganda per kategori materi, pemantauan progres belajar secara real-time, riwayat dan rekapitulasi nilai kuis, pengingat belajar yang dapat dijadwalkan, ekspor data nilai ke format Excel untuk keperluan administrasi guru, serta manajemen akun pengguna oleh admin.
Sistem juga menerapkan mekanisme autentikasi pengguna berdasarkan hak akses sehingga keamanan dan kerahasiaan data tetap terjaga.
Dosen pembimbing sekaligus perwakilan Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Tasikmalaya menyampaikan bahwa hibah aplikasi ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang menghubungkan kompetensi mahasiswa dengan kebutuhan nyata di lingkungan pendidikan.
“Menurut saya melalui Tugas Akhir berbasis proyek nyata, mahasiswa tidak hanya menghasilkan karya ilmiah sebagai syarat kelulusan, tetapi juga mampu memberikan solusi teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh mitra. Kami berharap aplikasi Organku dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pembelajaran IPA, khususnya materi organ tubuh manusia, di SMPN 1 Sukahening,” ujar Ir. Ai Ilah Warnilah, S.T., M.Kom.
Sementara itu, Rendi Riswandi mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin bersama UBSI Kampus Tasikmalaya.
Kehadiran aplikasi Organku dinilai dapat membantu siswa memahami materi sistem organ tubuh manusia secara lebih menarik dan interaktif melalui visualisasi 3D dibandingkan metode pembelajaran konvensional.
Bagi Bayu dan Azzam, pengembangan aplikasi Organku menjadi pengalaman berharga untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam kebutuhan nyata di lingkungan sekolah.
Proses pengembangan aplikasi juga memberikan kesempatan untuk memahami secara langsung tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan model 3D, hingga pengujian sebuah sistem informasi berbasis Android.
“Kami berharap aplikasi Organku dapat memberikan manfaat bagi SMPN 1 Sukahening dan membantu proses pembelajaran organ tubuh manusia menjadi lebih interaktif serta menyenangkan bagi siswa. Bagi kami, proyek ini juga menjadi pengalaman penting untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama kuliah ke dalam sebuah solusi yang dapat digunakan secara langsung,” ujar Bayu dan Azzam.
Melalui hibah aplikasi Organku, UBSI Kampus Tasikmalaya terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya yang tidak hanya memenuhi kebutuhan akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi bagi berbagai permasalahan nyata di dunia pendidikan.
Baca juga: Mahasiswa UBSI Hibahkan SIMAS untuk PT Tjhindatama Mulia
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang menggabungkan kompetensi akademik dengan pengalaman praktik.
Kolaborasi melalui pengembangan dan hibah aplikasi Organku diharapkan dapat menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dalam mempercepat digitalisasi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.