Perkuat Budaya Mutu, FEB UBSI Gelar Audit Mutu Internal atas Empat Standar Strategis Pendidikan Tinggi

0 6

BSINews, Jakarta – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) selama dua hari pada Selasa (5/8) dan Kamis (7/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda penjaminan mutu internal FEB UBSI untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan, tata kelola, serta layanan pendukung berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan AMI melibatkan pimpinan fakultas, program studi, serta unit terkait di lingkungan FEB UBSI. Proses audit dilakukan oleh tim auditor internal yang terdiri atas dua auditor melalui pemeriksaan dokumen, wawancara, dan verifikasi data. Pendekatan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran objektif mengenai capaian mutu sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih dapat ditingkatkan.

Pada AMI kali ini, auditor melakukan evaluasi terhadap empat standar strategis, yakni Standar Dosen dan Tenaga Kependidikan, Standar Pembiayaan, Standar Pengelolaan, serta Standar Sarana dan Prasarana.

FEB UBSI Perkuat Penjaminan Mutu melalui Audit Mutu Internal Empat Standar Strategis

Standar Dosen dan Tenaga Kependidikan menjadi salah satu fokus untuk melihat kecukupan, kualifikasi, kompetensi, serta kinerja dosen dan tenaga kependidikan dalam mendukung proses pembelajaran dan pelayanan akademik.

Sementara itu, Standar Pembiayaan mencakup evaluasi terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran, mulai dari proses perencanaan, realisasi, hingga pelaporan keuangan di lingkungan fakultas.

Pada Standar Pengelolaan, audit diarahkan untuk melihat efektivitas tata kelola, perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi program kerja FEB UBSI. Adapun Standar Sarana dan Prasarana mencakup peninjauan terhadap kelayakan dan kecukupan fasilitas yang mendukung kegiatan pembelajaran, seperti ruang kelas, laboratorium, serta berbagai infrastruktur pendukung lainnya.

Dekan FEB UBSI, Dr. Ani Wijayanti, menyampaikan bahwa pelaksanaan AMI merupakan bagian dari upaya membangun budaya mutu yang konsisten di lingkungan fakultas. Menurutnya, evaluasi terhadap berbagai standar diperlukan untuk memastikan seluruh aspek pendukung pendidikan dapat berjalan secara optimal.

“Audit Mutu Internal bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk tanggung jawab kami kepada mahasiswa, dosen, dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus memberikan layanan pendidikan terbaik. Melalui keempat standar yang diaudit kali ini, kami ingin memastikan bahwa fondasi mutu di FEB, mulai dari sumber daya manusia, pembiayaan, tata kelola, hingga sarana prasarana, benar-benar kokoh dan siap mendukung pencapaian visi fakultas,” ujar Dr. Ani.

Menurutnya, hasil audit juga perlu dipandang sebagai bahan evaluasi untuk mempertahankan berbagai capaian yang telah baik sekaligus menentukan langkah pengembangan pada aspek yang masih membutuhkan penguatan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Tim Auditor Mutu Internal, Abdussomad, menjelaskan bahwa proses audit dilakukan secara objektif dengan mengacu pada dokumen dan data yang tersedia. Audit tidak hanya berorientasi pada pemenuhan standar, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan oleh fakultas.

“Kami melakukan audit dengan pendekatan yang komprehensif, mulai dari pemeriksaan dokumen, wawancara, hingga verifikasi. Tujuannya bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk menemukan peluang perbaikan sehingga FEB UBSI dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikannya dari waktu ke waktu,” jelas Abdussomad.

Baca juga : UBSI Gelar Audit Mutu Internal Sarana Prasarana, Pastikan Pemenuhan Standar K3L

Hasil Audit Mutu Internal selanjutnya diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan langkah perbaikan dan pengembangan di lingkungan FEB UBSI. Rekomendasi yang dihasilkan dapat digunakan untuk memperkuat berbagai aspek pengelolaan fakultas sekaligus mendukung penerapan prinsip continuous improvement atau perbaikan berkelanjutan.

Selain menjadi instrumen evaluasi internal, pelaksanaan AMI juga menjadi bagian dari kesiapan FEB UBSI dalam menghadapi proses akreditasi maupun evaluasi eksternal lainnya. Dengan dokumentasi dan implementasi standar yang semakin baik, fakultas dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola serta layanan pendidikan.

Melalui pelaksanaan AMI terhadap empat standar strategis tersebut, FEB UBSI menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya mutu yang kuat. Evaluasi yang dilakukan secara berkala diharapkan mampu mendorong penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan mutu secara berkesinambungan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.