AMI Standar Tracer Study UBSI Perkuat Tata Kelola Alumni dan Pusat Karir

0 4

BSINews, Jakarta — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus memperkuat budaya mutu melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) sebagai bagian dari implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Pada Jumat (7/8), AMI dilaksanakan pada Unit Alumni dan Pusat Karir dengan fokus pada Standar Tracer Study.

Kegiatan audit melibatkan Ketua Unit Alumni dan Pusat Karir, Rifky Permana, sebagai auditee dan Sri Wasiyanti sebagai auditor. Audit dilakukan untuk mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan tracer study dengan kebijakan mutu universitas sekaligus memastikan proses pelacakan lulusan mampu menghasilkan data yang akurat dan bermanfaat bagi pengembangan institusi.

Tracer study menjadi salah satu instrumen penting dalam memperoleh informasi mengenai masa transisi lulusan menuju dunia kerja, relevansi kompetensi yang dimiliki, serta umpan balik dari pengguna lulusan. Data tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan maupun layanan kepada mahasiswa dan alumni.

Audit Tracer Study UBSI Dorong Penguatan Tata Kelola Alumni dan Layanan Karir

Dalam pelaksanaannya, auditor melakukan penelaahan terhadap sejumlah aspek, mulai dari dokumen pendukung, mekanisme pelaksanaan tracer study, strategi meningkatkan partisipasi alumni, hingga pengelolaan data hasil tracer study. Audit juga meninjau pemanfaatan hasil tracer study sebagai bahan evaluasi dalam penyusunan kebijakan akademik dan peningkatan kualitas layanan karier.

Ketua Unit Alumni dan Pusat Karir, Rifky Permana, menyampaikan bahwa AMI menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan tracer study secara menyeluruh.

“Pelaksanaan audit mutu internal menjadi momentum bagi kami untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap proses tracer study yang telah berjalan. Hasil audit ini diharapkan dapat menjadi dasar penyempurnaan sistem, peningkatan kualitas layanan kepada alumni, serta penguatan hubungan antara universitas dengan dunia usaha dan dunia industri,” ujarnya.

Sementara itu, auditor Sri Wasiyanti menegaskan bahwa AMI tidak hanya berorientasi pada pemeriksaan pemenuhan standar, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan perbaikan berkelanjutan.

“Audit Mutu Internal bukan sekadar proses pemeriksaan kepatuhan terhadap standar, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan perbaikan berkelanjutan. Melalui audit ini, diharapkan Unit Alumni dan Pusat Karir dapat terus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tracer study sehingga menghasilkan data yang valid dan komprehensif untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan,” jelasnya.

Baca juga : Audit Mutu Internal LP3 UBSI Dorong Penguatan Mutu Pendidikan dan Pengajaran

Hasil tracer study yang dikelola secara baik dapat memberikan gambaran mengenai relevansi pendidikan yang diterima lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Selain itu, informasi dari alumni dan pengguna lulusan dapat dimanfaatkan sebagai masukan dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi mahasiswa, serta penguatan layanan pengembangan karier.

Melalui pelaksanaan AMI Standar Tracer Study, UBSI terus mendorong setiap unit kerja untuk melakukan evaluasi secara berkala dan menindaklanjuti hasil audit dengan langkah perbaikan yang terukur. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen universitas dalam membangun budaya mutu yang konsisten dan berkelanjutan.

Dengan penguatan tata kelola tracer study, Unit Alumni dan Pusat Karir diharapkan mampu menghasilkan data lulusan yang semakin berkualitas sekaligus memperkuat hubungan antara UBSI, alumni, dan dunia kerja. Langkah ini turut mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan serta kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Leave A Reply

Your email address will not be published.