AMI Entrepreneur Center UBSI Dorong Penguatan Program Kewirausahaan Mahasiswa

0 5

BSINews, Jakarta —Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melalui Badan Penjaminan Mutu & Akreditasi (BPMA) melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) terhadap Entrepreneur Center pada Jumat (31/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UBSI menjaga dan meningkatkan kualitas tata kelola unit pendukung sekaligus memastikan pelaksanaan program kerja berjalan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan.

Audit dilaksanakan oleh Roynaldi Arista sebagai auditor dengan Mugi Raharjo selaku Ketua Entrepreneur Center UBSI sebagai auditee, didampingi oleh staf unit terkait. Proses audit dilakukan melalui pemeriksaan capaian program kerja, penelaahan dokumen pendukung, serta diskusi mengenai faktor pendukung dan kendala dalam pelaksanaan program selama Tahun Akademik 2025/2026.

Entrepreneur Center UBSI Jalani Audit Mutu Internal

Audit difokuskan pada evaluasi pencapaian program kerja Entrepreneur Center, termasuk efektivitas pelaksanaan berbagai kegiatan yang bertujuan mendorong pengembangan jiwa kewirausahaan mahasiswa. Selain mengevaluasi capaian, auditor dan pihak unit juga membahas sejumlah langkah tindak lanjut untuk meningkatkan efektivitas program pada periode berikutnya.

Sejumlah capaian positif berhasil dicatat Entrepreneur Center dalam pelaksanaan program kerja. Di antaranya, pencapaian target recruitment tenant, pendampingan tenant dalam proses pengurusan legalitas, penyelenggaraan Entrepreneur Fair dan seminar, kunjungan studi ke UMKM, Open Space Inkubasi Kelompok Bisnis, serta pembinaan mahasiswa untuk mengikuti berbagai kompetisi kewirausahaan tingkat nasional.

Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya Entrepreneur Center dalam memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide bisnis, memperoleh pendampingan, serta meningkatkan kesiapan dalam membangun dan mengelola usaha.

Mugi Raharjo menyampaikan bahwa pelaksanaan AMI menjadi momentum penting bagi Entrepreneur Center untuk melakukan evaluasi terhadap program yang telah berjalan sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih dapat dikembangkan.

“AMI menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk melihat sejauh mana program kerja telah berjalan dan memberikan manfaat bagi mahasiswa. Masukan dari auditor akan menjadi dasar bagi kami untuk terus memperbaiki program serta meningkatkan pendampingan bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan usaha,” ujarnya.

Sementara itu, Roynaldi Arista menilai proses audit menjadi bagian penting dalam memastikan program kerja unit berjalan secara terarah dan memberikan dampak sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.

Baca juga : Audit Mutu Internal Unit Kegiatan UBSI Dorong Penguatan Tata Kelola Organisasi Mahasiswa

Menurutnya, capaian program kerja yang telah direalisasikan dapat menjadi modal untuk mengembangkan program kewirausahaan yang lebih inovatif. Evaluasi secara berkala juga diperlukan agar setiap program dapat disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa dan perkembangan dunia usaha.

Pelaksanaan AMI berlangsung dalam suasana konstruktif dan kolaboratif. Berbagai capaian, kendala, serta peluang pengembangan dibahas sebagai bagian dari proses evaluasi dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal ini, UBSI terus memperkuat budaya mutu dan tata kelola unit kerja yang transparan serta akuntabel. Entrepreneur Center diharapkan dapat semakin optimal dalam menjalankan program kewirausahaan dan mendukung lahirnya mahasiswa yang kreatif, inovatif, serta memiliki kesiapan menjadi wirausahawan muda.

Leave A Reply

Your email address will not be published.