Audit Mutu Internal Jadi Momentum Peningkatan Kualitas Prodi Hukum Bisnis UBSI

0 1

BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus memperkuat budaya mutu dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI). Kali ini, AMI dilaksanakan pada Program Studi Hukum Bisnis pada 3 dan 5 Agustus 2026 sebagai bagian dari implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) untuk memastikan peningkatan kualitas pendidikan dilakukan secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Program Studi Hukum Bisnis, Nurhidayati, bertindak sebagai auditee. Proses audit dilakukan oleh tim auditor, Siti Masripah dan Sandra Jamu Kuryanti, melalui evaluasi pelaksanaan standar mutu, telaah dokumen, serta verifikasi terhadap implementasi berbagai aspek akademik dan nonakademik di lingkungan program studi.

Pelaksanaan audit berlangsung secara konstruktif melalui diskusi dan klarifikasi antara auditor dan auditee. Pembahasan mencakup capaian program studi, implementasi standar mutu, serta berbagai upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, tata kelola, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga layanan kepada mahasiswa.

Prodi Hukum Bisnis UBSI Evaluasi Standar Mutu untuk Perkuat Kualitas Pendidikan

Ketua Program Studi Hukum Bisnis, Nurhidayati, mengatakan bahwa AMI menjadi bagian penting dalam mengevaluasi pelaksanaan standar sekaligus melihat ruang pengembangan program studi.

“AMI menjadi momentum bagi kami untuk mengevaluasi sejauh mana standar yang telah ditetapkan dapat diterapkan secara optimal. Masukan dan rekomendasi dari auditor menjadi bahan evaluasi yang sangat penting bagi kami untuk menentukan langkah pengembangan program studi ke depan,” ujar Nurhidayati.

Menurutnya, evaluasi melalui AMI tidak hanya berfokus pada pemenuhan standar, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memastikan setiap proses di lingkungan program studi terus mengalami peningkatan.

“Kami berharap hasil audit ini dapat menjadi dasar untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan, sehingga kualitas pembelajaran, tata kelola, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun layanan kepada mahasiswa dapat terus ditingkatkan,” tambahnya.

Sementara itu, auditor Siti Masripah menjelaskan bahwa AMI memiliki peran penting dalam memastikan pelaksanaan standar mutu sekaligus mendorong program studi untuk melihat berbagai peluang peningkatan.

“AMI bukan hanya untuk melihat kesesuaian terhadap standar, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan pembinaan. Setiap hasil audit diharapkan dapat memberikan gambaran bagi program studi mengenai hal-hal yang sudah baik maupun aspek yang masih dapat ditingkatkan,” jelas Siti.

Senada dengan hal tersebut, auditor Sandra Jamu Kuryanti menilai bahwa tindak lanjut hasil audit menjadi bagian penting dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.

“Yang terpenting setelah audit adalah bagaimana hasil evaluasi dan rekomendasi dapat ditindaklanjuti. Dengan begitu, setiap temuan maupun catatan dapat menjadi peluang untuk melakukan perbaikan yang berdampak terhadap peningkatan kualitas program studi,” ungkap Sandra.

Baca juga : Program Studi Perhotelan Kampus Yogyakarta Jalani Audit Mutu Internal 2026

Pelaksanaan AMI pada Program Studi Hukum Bisnis menjadi bagian dari komitmen UBSI dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi. Evaluasi yang dilakukan secara berkala diharapkan dapat membantu program studi meningkatkan kinerja akademik dan tata kelola, sekaligus memastikan layanan yang diberikan mampu memenuhi kebutuhan mahasiswa dan pemangku kepentingan.

Melalui pelaksanaan AMI secara konsisten, UBSI terus mendorong budaya mutu sebagai bagian dari penyelenggaraan pendidikan tinggi. Upaya tersebut menjadi fondasi untuk mewujudkan institusi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus memastikan peningkatan kualitas pendidikan dilakukan secara terarah dan berkelanjutan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.