Kepala Desa Ujung Genteng Sambut Mahasiswa BSI Explore 2026, Dorong Eksplorasi Potensi Desa
BSINews, Sukabumi — Kehadiran mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif dalam program BSI Explore 2026 mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi pada Kamis (6/8). Kehadiran mahasiswa tersebut menjadi awal kolaborasi untuk mengenali, menggali, dan mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki desa.
Kepala Desa Ujung Genteng Sambut Mahasiswa BSI Explore 2026, Dorong Eksplorasi Potensi Desa
Dalam kegiatan penyambutan di Kantor Desa Ujung Genteng, Kepala Desa Ujung Genteng, Syahid Shiam, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada wilayahnya sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program pengabdian masyarakat BSI Explore 2026.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa diharapkan tidak hanya menjalankan agenda akademik, tetapi juga mampu membangun komunikasi dan kolaborasi bersama masyarakat. Melalui interaksi langsung dengan warga, mahasiswa diharapkan dapat memahami karakteristik desa sekaligus melihat berbagai peluang pengembangan yang dapat dilakukan.
“Kami menyambut dengan hangat kehadiran mahasiswa BSI Explore 2026 di Desa Ujung Genteng. Semoga selama berada di sini, mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat, mengenali karakter desa, sekaligus memberikan ide dan inovasi yang mampu mendukung pengembangan potensi desa,” ujar Syahid dalam keterangan rilis yang diterima di Sukabumi Kamis (6/8).
Baca Juga : Pecah Banget! Mahasiswa BSI Explore 2026 Ikut Terhanyut dalam Tensi Tinggi Turnamen Sepak Bola Antar Desa
Desa Ujung Genteng memiliki potensi yang dapat terus dikembangkan di berbagai sektor. Mulai dari ekonomi masyarakat dan usaha lokal, pendidikan, hingga potensi wisata alam dan kawasan pesisir yang telah dikenal sebagai salah satu daya tarik wilayah Sukabumi.
Syahid menilai sektor ekonomi masyarakat masih memiliki peluang besar untuk berkembang melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha, pemanfaatan teknologi digital, serta pengembangan strategi pemasaran yang lebih luas. Sementara itu, penguatan sektor pendidikan juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa.
Di bidang pariwisata, Ujung Genteng memiliki kekayaan alam yang menjadi daya tarik bagi wisatawan. Pengembangan potensi tersebut diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan karakter masyarakat setempat.
“Kami berharap mahasiswa dapat mengeksplorasi potensi desa, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun pariwisata. Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama program berlangsung, tetapi juga melahirkan gagasan yang dapat terus dikembangkan bersama masyarakat setelah kegiatan selesai,” tambahnya.
Baca Juga : Tim Survei BSI Explore 2026 Disambut Hangat Pemerintah dan Perangkat Desa di Kecamatan Ciracap Sukabumi
Bagi mahasiswa BSI Explore 2026, penyambutan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Selama pelaksanaan program, mahasiswa akan melakukan observasi dan pemetaan potensi sebagai dasar dalam menyusun program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik Desa Ujung Genteng.
Program BSI Explore 2026 menjadi bagian dari upaya UBSI dalam menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman atau experiential learning. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar di lingkungan kampus, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan secara langsung di tengah masyarakat.
Mengusung tema “Inspirasi Membangun Negeri”, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan kontribusi melalui gagasan, inovasi, dan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong mahasiswa untuk menjadi generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepedulian sosial dan kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi untuk mengoptimalkan potensi lokal serta mendorong pembangunan desa yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. (Safika)