AMI Perkuat Komitmen Mutu Prodi Sistem Informasi D3 UBSI Kampus Tegal

0 4

BSINews, Tegal — Upaya menjaga konsistensi mutu pendidikan terus dilakukan melalui evaluasi terhadap pelaksanaan standar akademik. Sejalan dengan komitmen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif dalam membangun budaya mutu, Program Studi Sistem Informasi (D3) UBSI kampus Tegal melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) pada 12 dan 27 Agustus 2026 sebagai bagian dari implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

AMI Perkuat Komitmen Mutu Prodi Sistem Informasi D3 UBSI Kampus Tegal

Kegiatan audit menghadirkan Sopian Aji selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi (D3) UBSI kampus Tegal sebagai auditee. Sementara proses audit dilaksanakan oleh Emmita Devi Hari Putri selaku Ketua Auditor bersama Rachmat Suryadithia sebagai anggota auditor.

Pelaksanaan AMI dilakukan melalui pemeriksaan dokumen dan bukti pendukung, wawancara, serta konfirmasi terhadap implementasi berbagai standar dalam penyelenggaraan kegiatan akademik. Proses tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan pendidikan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan sekaligus menjadi sarana evaluasi untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas secara berkelanjutan.

Dalam proses audit, salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah kelengkapan dan penguatan dokumen pendukung sebagai bukti ketercapaian indikator yang dievaluasi. Dokumentasi yang tersusun secara sistematis, mudah ditelusuri, dan dapat diverifikasi menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas sistem penjaminan mutu di tingkat program studi.

Hal tersebut menjadi perhatian penting mengingat Program Studi Sistem Informasi (D3) UBSI kampus Tegal telah meraih peringkat akreditasi Unggul. Capaian tersebut menjadi modal sekaligus tanggung jawab bagi program studi untuk terus menjaga konsistensi pelaksanaan standar dan memperkuat tata kelola dokumentasi akademik.

Ketua Program Studi Sistem Informasi (D3) UBSI kampus Tegal, Sopian Aji, menyampaikan bahwa hasil audit menjadi masukan penting bagi program studi dalam melakukan evaluasi dan penyempurnaan pengelolaan dokumen akademik.

“Hasil Audit Mutu Internal menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk memperkuat pengelolaan dan kelengkapan dokumen pendukung. Capaian akreditasi Unggul tentunya harus diikuti dengan konsistensi dalam pelaksanaan standar dan dokumentasi yang baik. Masukan dari auditor akan kami tindak lanjuti sebagai bagian dari upaya menjaga dan meningkatkan mutu program studi,” ujar Sopian dalam keterangan rilis yang diterima di Tegal Kamis (27/8).

Baca Juga : AMI Perkuat Mutu Akademik Prodi Teknologi Komputer UBSI Kampus Tegal

Sementara itu, Ketua Auditor, Emmita Devi Hari Putri, menjelaskan bahwa kelengkapan bukti pendukung memiliki peran penting dalam memastikan setiap ketercapaian standar dapat dibuktikan secara objektif.

“Program studi telah memiliki capaian yang baik dengan diraihnya akreditasi Unggul. Oleh karena itu, kelengkapan dokumen pendukung perlu menjadi perhatian agar setiap pelaksanaan standar dapat dibuktikan secara administratif dan substantif. Hasil audit ini diharapkan menjadi dasar perbaikan dan penguatan tata kelola program studi ke depan,” ungkapnya.

Baca Juga : Dreamina AI dan Cara Menggunakannya, Tool Simpel Buat Bikin Konten Visual Tanpa Skill Desain

Pelaksanaan Audit Mutu Internal ini merupakan bagian dari penerapan siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal UBSI. Hasil audit selanjutnya menjadi dasar bagi program studi dalam menyusun tindak lanjut perbaikan, khususnya terkait pemenuhan dan penguatan dokumen pendukung pada setiap standar yang telah ditetapkan.

Melalui pelaksanaan AMI secara berkala, UBSI terus mendorong seluruh program studi untuk menjadikan budaya mutu sebagai bagian integral dari penyelenggaraan pendidikan. Akreditasi Unggul bukan menjadi titik akhir, melainkan motivasi untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan secara berkelanjutan demi menghadirkan proses pendidikan berkualitas dan menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, serta siap menjawab kebutuhan dunia kerja. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.