Kawal Masa Depan Mahasiswa Sejak Awal, UBSI Kampus Jatiwaringin Satukan Kampus dan Orang Tua Lewat BKOT
BSINews, Jakarta-Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Jatiwaringin akan menggelar kegiatan Bincang Kampus Bersama Orang Tua (BKOT) bagi wali mahasiswa baru pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Bertempat di Aula Masjid Al-Firdaus Kampus UBSI Jatiwaringin, kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi antara kampus dan keluarga untuk menyamakan persepsi dalam mendampingi perjalanan akademik serta pembentukan karakter mahasiswa.
Baca juga: BKOT UBSI Cengkareng Jadi Wadah Orang Tua Kenali Sistem Pembelajaran dan Peluang Beasiswa
BKOT UBSI kampus Jatiwaringin digelar sebelum perkuliahan semester baru dimulai. Pertemuan tatap muka tersebut memberikan kesempatan kepada orang tua untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai sistem pendidikan, layanan akademik, pembinaan mahasiswa, hingga berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan selama menjalani masa studi.
Pada sesi akademik, materi disampaikan oleh Rian Septian Anwar selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) Teknik Elektro S1. Ia menjelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan kurikulum, sistem pembelajaran digital, evaluasi nilai, hingga upaya mahasiswa menyelesaikan pendidikan tepat waktu.
Sementara itu, materi bidang non-akademik disampaikan oleh Ade Suryadi. Pembahasan mencakup pembinaan karakter, pengembangan minat dan bakat, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta informasi mengenai peluang beasiswa yang dapat dimanfaatkan mahasiswa selama menjalani pendidikan.
Kepala Kampus UBSI kampus Jatiwaringin, Ahmad Fauzi, mengatakan keterlibatan orang tua menjadi bagian penting dalam mendukung proses pendidikan mahasiswa. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa tidak hanya dipengaruhi oleh proses pembelajaran di kampus, tetapi juga membutuhkan dukungan dan komunikasi yang baik dari keluarga.
“UBSI kampus Jatiwaringin terus berkomitmen menghadirkan kegiatan berkualitas sebagai Kampus Akreditasi Unggul. Kami memandang orang tua sebagai mitra penting dalam mendampingi mahasiswa selama menjalani pendidikan. Karena itu, komunikasi antara kampus dan keluarga perlu terus dibangun agar perkembangan akademik maupun karakter mahasiswa dapat terpantau dengan baik,” ujar Ahmad.
Kegiatan semakin inspiratif dengan hadirnya mahasiswa berprestasi, Kak Jasmine, serta alumni yang telah berkarier di dunia industri, Kak Farouk. Keduanya berbagi pengalaman mengenai perjalanan selama berada di lingkungan kampus, mulai dari proses belajar, pengembangan kemampuan, hingga pengalaman setelah menyelesaikan pendidikan.
Cerita yang disampaikan mahasiswa dan alumni tersebut memberikan gambaran kepada para wali mahasiswa mengenai berbagai peluang yang dapat dikembangkan selama masa kuliah. Mahasiswa tidak hanya dapat berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga memiliki kesempatan mengembangkan minat, bakat, pengalaman organisasi, serta keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Bagi kampus, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan dengan keluarga mahasiswa. Dengan komunikasi yang terjalin sejak awal, orang tua diharapkan dapat memahami proses pendidikan sekaligus memberikan dukungan yang sesuai terhadap kebutuhan putra-putrinya selama menjadi mahasiswa.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung layanan pendidikan yang mudah diakses dan transparan. Sinergi antara kampus, mahasiswa, dan keluarga juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan akademik sekaligus karakter mahasiswa.
Baca juga: BKOT UBSI kampus Cikarang Perkuat Sinergi Kampus dan Orang Tua untuk Dukung Kesuksesan Mahasiswa
Ahmad menambahkan, keberadaan BKOT diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal dari komunikasi berkelanjutan antara kampus dan orang tua selama mahasiswa menempuh pendidikan.
“Kami berharap BKOT ini menjadi awal sinergi yang kuat antara UBSI kampus Jatiwaringin dan orang tua. Dengan komunikasi yang aktif dan dukungan bersama, kami ingin memastikan mahasiswa dapat menjalani perkuliahan dengan baik, mengembangkan potensinya, meraih prestasi, dan pada akhirnya menjadi lulusan yang memiliki kompetensi serta siap menghadapi dunia kerja,” tutup Ahmad.