Dosen UBSI Kampus Purwokerto dan Unisel Malaysia Edukasi Warga Desa Pernasidi Manfaatkan AI untuk Promosi Gula Semut
BSINews, Purwokerto — Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Purwokerto yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif berkolaborasi dengan Universiti Selangor (Unisel) Malaysia dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional yang digelar pada Sabtu (15/8) silam, di Wisata Pereng, Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.
Kegiatan tersebut memberikan edukasi kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung promosi produk gula semut. Kaprodi Sistem Informasi UBSI Kampus Purwokerto, Ina Maryani turut terlibat dalam kegiatan tersebut bersama tim akademisi dari Indonesia dan Malaysia.
Edukasi diberikan sebagai upaya mendorong pelaku usaha gula semut agar lebih siap memanfaatkan teknologi digital dalam memperkenalkan dan memasarkan produk mereka. Kegiatan mengangkat dua materi utama, yakni “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Mendukung Promosi Digital Produk Gula Semut” serta “Penyuluhan Branding dan Digital Marketing Produk Gula Semut.” Materi tersebut disampaikan untuk memberikan pemahaman mengenai strategi membangun identitas produk sekaligus memanfaatkan teknologi digital dalam kegiatan pemasaran.
Gandeng Unisel Malaysia, Dosen UBSI Gelar PKM Internasional
Prof. Dr. Setyawan Widyarto dari Unisel Malaysia hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Ia memberikan pemaparan mengenai pemanfaatan AI untuk mendukung branding dan pemasaran digital, termasuk bagaimana teknologi tersebut dapat membantu pelaku usaha menghasilkan ide serta materi promosi yang lebih menarik.
Pemanfaatan AI juga diperkenalkan sebagai salah satu alat bantu bagi pelaku UMKM dalam membuat konten pemasaran. Teknologi tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan ide konten, menyusun narasi promosi, hingga membantu menyiapkan materi komunikasi produk yang dapat digunakan pada berbagai platform digital.
Ina Maryani mengatakan, keterlibatan UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam kegiatan PkM Internasional tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kolaborasi akademik, tetapi juga diarahkan agar pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan secara langsung oleh masyarakat.
“Partisipasi UBSI dalam PkM Internasional ini adalah bentuk nyata dedikasi kami untuk membawa teknologi tepat guna, seperti AI dan digital marketing, langsung ke masyarakat,” ujar Ina dalam keterangan tertulis, Jumat (28/8).
Ia berharap pemanfaatan teknologi digital dapat membantu para perajin gula semut meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.
“Kami berharap, melalui edukasi dan kolaborasi bersama Unisel serta perguruan tinggi lainnya, para perajin gula semut di Desa Pernasidi dapat meningkatkan nilai tambah produknya, memperluas jangkauan pasar, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan ekonomi desa,” katanya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan peserta dalam sesi pemaparan dan diskusi. Kolaborasi antara akademisi UBSI dan Unisel Malaysia dengan masyarakat Desa Pernasidi menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pengembangan usaha lokal.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi UBSI melalui bidang pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi internasional ini diharapkan dapat memperluas pertukaran pengetahuan dan mendorong penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.