Side Hustle Bisa Jadi Sumber Cuan Tambahan Saat Kuliah, Ini Cara Kelola Waktu Biar Nggak Keteteran
Biaya hidup selama kuliah jarang berhenti pada uang semester. Kebutuhan harian, buku, sampai transportasi ikut menambah pengeluaran.
Karena itu, banyak mahasiswa mencari penghasilan tambahan di sela jadwal kuliah. Kegiatan semacam ini kini akrab disebut side hustle.
Meskipun demikian, tanpa pengaturan yang rapi, penghasilan tambahan justru berpotensi mengganggu perkuliahan.
Side Hustle yang Realistis Dijalani Mahasiswa
Pilihan yang paling masuk akal adalah pekerjaan dengan jadwal lentur dan bisa dihentikan sementara saat ujian.
Menulis, mengajar privat, mengelola media sosial usaha kecil, sampai berjualan barang titipan termasuk contoh yang banyak dijalani. Modalnya relatif kecil dan waktunya bisa diatur sendiri.
Sebaiknya dipilih side hustle yang keterampilannya searah dengan bidang kuliah, sebab pengalamannya sekaligus menjadi bekal saat melamar kerja.
Sebaliknya, pekerjaan dengan jam tetap yang panjang biasanya sulit dijalankan bersamaan dengan jadwal kuliah yang padat.
Baca juga: Matcha Terbuat dari Apa? Ini Sains di Balik Minuman yang Bikin Fokus Belajar Coding Lebih Lama
Cara Mengatur Waktu agar Kuliah Tidak Terganggu
Empat cara berikut paling menentukan apakah keduanya bisa berjalan beriringan.
1. Tetapkan Batas Jam Kerja Mingguan
Menentukan jumlah jam maksimal setiap pekan mencegah pekerjaan mengambil alih waktu belajar. Batas tersebut sebaiknya ditetapkan sejak awal semester, bukan setelah kewalahan. Banyak mahasiswa terjebak karena menerima setiap tawaran yang datang, padahal side hustle sebaiknya menyesuaikan jadwal kuliah, bukan sebaliknya.
2. Kerjakan pada Waktu yang Tetap
Menempatkan pekerjaan pada jam yang sama setiap pekan membuat ritme lebih mudah dijaga. Waktu belajar pun tidak terus bergeser. Pola tetap semacam ini juga memudahkan saat harus menolak permintaan mendadak yang berbenturan dengan jadwal kuliah.
3. Siapkan Jeda Menjelang Ujian
Periode ujian sebaiknya diberi tanda sejak awal semester, lalu beban pekerjaan dikurangi pada minggu-minggu tersebut. Memberi tahu klien jauh hari membuat pengurangan itu tidak merusak hubungan kerja. Kebiasaan ini membuat side hustle tetap berjalan tanpa mengorbankan nilai akademik.
4. Pilih Pekerjaan yang Bisa Diselesaikan Bertahap
Pekerjaan berbasis proyek umumnya lebih ramah bagi mahasiswa dibanding pekerjaan yang menuntut kehadiran pada jam tertentu. Bagiannya dapat dicicil sesuai waktu luang. Fleksibilitas ini menjadi alasan banyak mahasiswa memilih pekerjaan lepas sebagai side hustle pertamanya.
Mengelola Penghasilan agar Tidak Habis Begitu Saja
Langkah pertama adalah memisahkan uang hasil kerja dari uang kiriman keluarga. Pemisahan tersebut membuat perkembangan penghasilan lebih mudah dibaca.
Langkah kedua berupa mencatat pemasukan dan pengeluaran secara sederhana. Catatan bulanan sudah cukup untuk melihat pola belanja.
Langkah ketiga menyangkut penyisihan. Menyisihkan sebagian penghasilan sejak awal jauh lebih mudah dibanding menabung dari sisa di akhir bulan.
Padahal, banyak yang menjalani side hustle selama bertahun-tahun tanpa pernah tahu berapa penghasilan bersihnya karena tidak pernah dicatat.
Tanda Bahwa Beban Sudah Perlu Dikurangi
Tanda pertama berupa tugas kuliah yang mulai sering dikerjakan mendekati tenggat. Kondisi ini biasanya muncul sebelum nilai benar-benar turun.
Tanda kedua adalah berkurangnya waktu tidur secara terus menerus selama beberapa pekan. Kondisi tersebut biasanya langsung terasa pada kemampuan menyerap materi kuliah keesokan harinya.
Tanda ketiga menyangkut mutu pekerjaan yang mulai menurun, misalnya revisi dari klien yang semakin sering.
Bila tanda tersebut muncul bersamaan, mengurangi jumlah pekerjaan biasanya lebih bijak dibanding memaksakan keduanya berjalan penuh. Penghasilan yang tertunda masih bisa dikejar, sedangkan semester yang terbuang jauh lebih mahal.
Ringkasan Cara Menjalani Side Hustle Saat Kuliah
Pilih pekerjaan yang jadwalnya lentur, tetapkan batas jam kerja, dan siapkan jeda menjelang ujian. Penghasilan dari side hustle sebaiknya dicatat terpisah agar terbaca perkembangannya. Dengan pengaturan tersebut, side hustle bisa berjalan tanpa mengorbankan perkuliahan.
Mengasah Kemampuan Mengelola Waktu dan Keuangan
Kemampuan mengatur waktu dan mencatat keuangan termasuk keterampilan yang terus terpakai setelah lulus.
Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) memiliki program studi Manajemen dan Akuntansi yang membahas perencanaan, pencatatan keuangan, sampai pengelolaan sumber daya. Materinya dirancang mengikuti kebutuhan industri saat ini.
Kampus ini memiliki akreditasi unggul serta puluhan ribu alumni yang telah berkarier di berbagai bidang, dengan biaya pendidikan yang terjangkau. Bagi anda yang ingin mengatur waktu dan penghasilan dengan lebih rapi, pilihan tersebut layak dipertimbangkan.
Pada akhirnya, side hustle sebaiknya diperlakukan sebagai pelengkap masa kuliah, bukan penggantinya. Dengan batas jam kerja yang jelas dan pencatatan keuangan yang rapi, keduanya bisa berjalan tanpa saling merugikan.