Mahasiswa Prodi Manajemen UBSI, Salwa Habibah Melaju ke Pitching Offline WMP DKI Jakarta 2026

0 16

BSINews, Jakarta-Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Salwa Habibah, berhasil melaju ke tahap pitching offline WMP DKI Jakarta 2026 dengan membawa bisnis kuliner Pentol Sea Tea. Mahasiswa semester 5 tersebut bersama tim mempresentasikan bisnis yang dikembangkan di hadapan tujuh orang juri pada Rabu, 2 September 2026, di Dinas Pemuda dan Olahraga, Jatinegara, Jakarta Timur.

Baca juga: Pitching Forum UBSI Cengkareng Tingkatkan Kemampuan Presentasi Mahasiswa Ilmu Komunikasi untuk Industri

Dalam tahapan pitching tersebut, Salwa dan tim tidak hanya memaparkan konsep serta pengembangan bisnis Pentol Sea Tea, tetapi juga memberikan sampel produk secara langsung kepada para juri. Kesempatan ini menjadi pengalaman bagi Salwa untuk mengasah kemampuan dalam mempresentasikan bisnis sekaligus memperkenalkan produk kepada pihak eksternal.

Inkubator Bisnis UBSI Jadi Ruang Mahasiswa Mengembangkan Ide Usaha

Pentol Sea Tea merupakan bisnis kuliner yang dikembangkan Salwa sebagai bentuk kreativitas dan penerapan kemampuan kewirausahaan selama menjadi mahasiswa. Dalam proses pengembangannya, Salwa mendapatkan pendampingan melalui Inkubator Bisnis UBSI, mulai dari pengembangan ide hingga kemampuan mempresentasikan bisnis.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa di luar ruang kelas. Mengikuti kompetisi kewirausahaan membuat mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki ide bisnis, tetapi juga belajar mengembangkan konsep usaha, menyampaikan gagasan, membangun kepercayaan diri, serta menghadapi proses penjurian secara langsung.

Mugi Raharjo, selaku Kepala Bagian BSI Entrepreneur Center sekaligus Ketua Inkubator Bisnis UBSI, mengapresiasi pencapaian Salwa dan tim yang berhasil melaju ke tahap pitching offline WMP DKI Jakarta 2026. Menurutnya, kompetisi menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman nyata dalam mengembangkan kemampuan kewirausahaan.

“Kami sangat mengapresiasi Salwa Habibah dan tim yang telah berhasil melaju ke tahap pitching offline WMP DKI Jakarta 2026. Kesempatan ini menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kewirausahaan, khususnya dalam mempresentasikan bisnis dan memperkenalkan produk secara langsung kepada para juri,” ujar Mugi.

Pitching Jadi Kesempatan Salwa Mengasah Kemampuan Kewirausahaan

Keterlibatan Salwa dalam kompetisi tersebut juga menunjukkan bahwa mahasiswa dapat mengembangkan potensi melalui pengalaman praktis selama masa perkuliahan. Kemampuan komunikasi, kreativitas, keberanian menyampaikan ide, hingga kemampuan mempertanggungjawabkan konsep bisnis menjadi bagian yang dapat diasah melalui kegiatan kewirausahaan.

Hal tersebut sejalan dengan komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang terus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik maupun keterampilan pendukung. Melalui BSI Entrepreneur Center dan Inkubator Bisnis UBSI, mahasiswa didorong untuk berani mengembangkan ide, menciptakan inovasi, dan mengenal dunia usaha sejak masih berada di bangku kuliah.

Bagi Salwa dan tim Pentol Sea Tea, melaju ke tahap pitching offline WMP DKI Jakarta 2026 bukan hanya menjadi kesempatan mengikuti kompetisi, tetapi juga pengalaman untuk menguji kemampuan dalam membangun dan memperkenalkan sebuah bisnis. Perjalanan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk terus mengembangkan potensi kewirausahaan sekaligus memotivasi mahasiswa lainnya agar berani memulai usaha.

“Melalui Inkubator Bisnis UBSI, kami akan terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada mahasiswa agar mampu mengembangkan potensi bisnisnya. Kami berharap pengalaman Salwa dan tim dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani menjadi entrepreneur muda,” tambah Mugi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.