Bukan Sekadar Pakai AI, Mahasiswa Baru UBSI Diajak Jago Meracik Prompt

0 16

BSINews, Jakarta-Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) akan menggelar Workshop Digital Kreatif bertema “AI Prompting for Digital Creative” pada Sabtu, 12 September 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB di UBSI Kampus Pemuda, Jl. Kayu Jati V No. 2, Rawamangun, Jakarta Timur, ini ditujukan bagi mahasiswa baru untuk mengenal sekaligus memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung kreativitas dan produktivitas digital.

Workshop Digital Kreatif UBSI menghadirkan Numan Musyaffa,  AI Specialist, Asesor, dan Lecturer, sebagai narasumber. Sementara kegiatan akan dipandu oleh Cantika Nur Mutiara, mahasiswa Program Studi Manajemen. Kehadiran narasumber dan moderator tersebut diharapkan dapat membuat mahasiswa lebih mudah memahami penggunaan AI dari sisi konsep maupun penerapannya.

Materi yang diberikan tidak hanya membahas pengenalan teknologi AI, tetapi juga bagaimana mahasiswa dapat menyusun instruksi atau prompt secara tepat untuk menghasilkan keluaran yang sesuai kebutuhan. Peserta akan diperkenalkan pada dasar AI prompting, prompt untuk desain grafis, prompt bagi content creator, hingga pemanfaatan prompt untuk meningkatkan produktivitas digital.

Kenali AI Prompting untuk Kreativitas Digital

Kemampuan menyusun prompt menjadi salah satu keterampilan yang semakin relevan seiring berkembangnya pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan dan industri kreatif. Instruksi yang tepat dapat membantu pengguna mengembangkan ide, membuat konten, mengeksplorasi konsep visual, hingga mendukung penyelesaian berbagai pekerjaan digital.

Melalui workshop ini, mahasiswa baru UBSI diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi AI, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara kreatif dan produktif. Pengetahuan tersebut dapat diterapkan dalam berbagai aktivitas perkuliahan maupun pengembangan keterampilan pribadi.

Numan Musyaffa mengatakan, penguasaan AI prompting dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat. Menurutnya, mahasiswa perlu memahami bahwa AI bukan hanya digunakan untuk mendapatkan jawaban, tetapi juga dapat menjadi alat untuk mengembangkan ide dan menghasilkan karya.

“AI dapat menjadi salah satu alat yang membantu mahasiswa mengembangkan kreativitas dan produktivitas. Karena itu, yang penting bukan hanya mengenal teknologinya, tetapi juga memahami bagaimana memberikan instruksi yang tepat agar hasil yang diperoleh sesuai dengan kebutuhan,” ujar Numan.

Workshop Digital Kreatif ini turut didukung oleh Kreasi Inovasi Anak Nusantara (KIAN), Digital Creative Community (DICO), Mandiri Digital Universe (MDU), serta Digital Creative Center. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan kegiatan yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan keterampilan digital mahasiswa.

Bagi mahasiswa baru, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mulai mengenal ekosistem digital sejak awal masa perkuliahan. Pemanfaatan AI secara kreatif dapat membantu mahasiswa mengeksplorasi berbagai ide sekaligus membangun keterampilan yang dapat dikembangkan selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswa untuk memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi, termasuk kemampuan memanfaatkan kecerdasan buatan secara kreatif dan produktif.

“Kami berharap mahasiswa dapat menggunakan AI secara bijak, kreatif, dan bertanggung jawab sehingga teknologi tersebut tidak hanya membantu menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga mendorong lahirnya ide dan karya baru,” ujar Numan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.