Prodi Hubungan Internasional UBSI Perkuat Kurikulum Hadapi Dinamika Global
BSINews, Jakarta-Program Studi Hubungan Internasional Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan Penyelesaian dan Penyempurnaan Buku Kurikulum sebagai langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan serta memastikan kurikulum tetap relevan dengan perkembangan dinamika global dan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026, pukul 08.00–16.00 WIB.
Baca juga: Mau Kuliah? Ini 4 Kampus dengan Jurusan Hubungan Internasional Terbaik di Jakarta
Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan program studi, dosen, serta Tim Penyusun Kurikulum Program Studi Hubungan Internasional. Workshop dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan pemaparan materi, diskusi, penelaahan, evaluasi, hingga proses finalisasi berbagai komponen dalam Buku Kurikulum Program Studi Hubungan Internasional.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Penyusun Kurikulum Program Studi Hubungan Internasional yang terdiri dari seluruh tim Unit Pengembangan Akademik Program Studi Hubungan Internasional melakukan pembahasan dan penyelarasan terhadap sejumlah komponen penting dalam kurikulum. Komponen tersebut meliputi visi dan misi program studi, profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), bahan kajian, struktur kurikulum, mata kuliah, serta pemetaan keterkaitan antara capaian pembelajaran dan mata kuliah.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan Program Studi Hubungan Internasional UBSI agar memiliki kurikulum yang sistematis, relevan, dan mampu menjawab perkembangan dinamika global serta kebutuhan dunia kerja.
Ketua Program Studi Hubungan Internasional, Devy Putri Kussanti, menyampaikan bahwa proses penyusunan buku kurikulum membutuhkan kolaborasi dan penyelarasan dari seluruh pihak yang terlibat.
“Penyusunan Buku Kurikulum ini bukan hanya tentang melengkapi dokumen akademik, tetapi juga memastikan bahwa seluruh proses pembelajaran memiliki arah yang jelas dan mampu mempersiapkan lulusan Hubungan Internasional yang kompeten serta adaptif terhadap perkembangan global,” ujar Devy.
Perkuat Kurikulum Hubungan Internasional yang Relevan
Melalui kegiatan ini, Tim Penyusun Kurikulum bersama seluruh peserta melakukan penelaahan terhadap dokumen yang telah disusun serta memberikan masukan untuk penyempurnaan setiap komponen kurikulum. Proses tersebut dilakukan untuk menghasilkan Buku Kurikulum Program Studi Hubungan Internasional yang komprehensif dan selaras dengan visi serta arah pengembangan program studi.
Dengan tersusunnya Buku Kurikulum tersebut, Program Studi Hubungan Internasional UBSI diharapkan memiliki pedoman akademik yang kuat dalam pelaksanaan proses pendidikan dan pembelajaran. Keberadaan kurikulum yang terstruktur juga menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kompetensi di bidang politik, diplomasi, hubungan internasional, serta berbagai isu global.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas Bina Sarana Informatika terus mendorong penguatan kualitas pendidikan melalui pengembangan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman. Penyempurnaan kurikulum menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan mahasiswa memperoleh pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan akademik, perkembangan teknologi, dan tuntutan dunia profesional.
Kegiatan Penyelesaian dan Penyempurnaan Buku Kurikulum Program Studi Hubungan Internasional diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan sekaligus mendukung terwujudnya Program Studi Hubungan Internasional UBSI yang unggul dan mampu berkontribusi dalam menghadapi dinamika global.
“Melalui kurikulum yang terus disempurnakan dan diselaraskan dengan perkembangan global, kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori Hubungan Internasional, tetapi juga memiliki kemampuan analitis, adaptasi, dan kompetensi yang dapat diterapkan dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia profesional,” tutup Devy.