Mahasiswa Prodi Sistem Informasi UBSI Raih Juara 1 dan 2 UX Day 2026

0 8

BSINews, Jakarta-Mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) berhasil meraih Juara 1 dan Juara 2 pada kompetisi UX Day 2026 yang mengangkat tema “Designing Human-Centered Digital Solutions for Connected Communities”. Prestasi tersebut diraih dua tim mahasiswa UBSI dalam ajang kompetisi UI/UX yang menguji kemampuan peserta dalam merancang solusi digital berdasarkan kebutuhan pengguna.

Baca juga: Go Global! Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Mulai Magang Internasional di Technip Energies Prancis

Pengumuman pemenang sekaligus penetapan Juara 1 dan 2 berlangsung pada 24 September 2026 di kampus UPN Veteran Jakarta. Tim pertama yang terdiri dari Alexa Cindy Safara Anasrullah dan Grace Tiur Emaida Smanungkalit, mahasiswa semester 5 Program Studi Sistem Informasi, berhasil meraih Juara 1. Sementara itu, Tim kedua yang beranggotakan Astria Ananda dan Erisca Arlenshya, mahasiswa semester 3, meraih Juara 2.

Kedua tim mendapatkan pendampingan dari Andriansah dan Sriyadi selama mengikuti kompetisi. Capaian tersebut menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam pengembangan solusi digital yang berorientasi pada kebutuhan pengguna.

Mahasiswa Prodi Sistem Informasi UBSI Tunjukkan Kemampuan Rancang Solusi Digital

UX Day 2026 merupakan kompetisi UI/UX yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan rancangan solusi digital dengan pendekatan Human-Centered Design. Dalam kompetisi ini, peserta tidak hanya dituntut menghasilkan tampilan visual yang menarik, tetapi juga memahami persoalan pengguna melalui riset, merancang pengalaman pengguna, serta menyusun prototype sebagai bentuk solusi.

Kemampuan tersebut menjadi salah satu aspek penting yang diterapkan mahasiswa Sistem Informasi UBSI dalam menghasilkan karya. Proses perancangan dilakukan dengan mengintegrasikan pemahaman mengenai kebutuhan pengguna, pengalaman pengguna (user experience), desain antarmuka, riset, serta kemampuan memecahkan masalah.

Sriyadi,  selaku dosen pendamping, mengatakan prestasi yang diraih mahasiswa menunjukkan bahwa kompetensi yang dipelajari selama perkuliahan dapat diterapkan dalam ajang kompetisi yang mengedepankan kreativitas dan pemecahan masalah digital.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Sistem Informasi UBSI mampu mengembangkan ide dan solusi digital dengan memperhatikan kebutuhan pengguna. Mereka tidak hanya dituntut membuat desain yang menarik, tetapi juga harus mampu memahami masalah, melakukan proses perancangan, dan menjelaskan solusi yang ditawarkan,” ujar Sriyadi.

Menurut Sriyadi, pengalaman mengikuti kompetisi UI/UX juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan di luar pembelajaran di kelas. Mahasiswa belajar bekerja dalam tim, melakukan riset, mengembangkan ide, menyusun prototype, hingga mempresentasikan karya di hadapan akademisi maupun praktisi.

Keberhasilan meraih Juara 1 dan Juara 2 sekaligus menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk semakin memahami penerapan teknologi dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Pendekatan Human-Centered Design yang digunakan dalam UX Day 2026 mendorong peserta menempatkan pengguna sebagai bagian penting dalam proses pengembangan sebuah solusi digital.

Baca juga:Mahasiswa Prodi Sistem Informasi UBSI Tembus Magang Internasional, Siap Rasakan Dunia Kerja di Prancis

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi teknologi, kreativitas, dan kemampuan pemecahan masalah melalui berbagai pengalaman akademik maupun kompetisi. Prestasi mahasiswa Sistem Informasi dalam UX Day 2026 menjadi salah satu bentuk penerapan kompetensi tersebut dalam menghasilkan solusi digital yang berorientasi pada kebutuhan pengguna.

“Yang paling penting dari capaian ini bukan hanya hasil akhirnya, tetapi proses yang telah dilalui mahasiswa. Mereka belajar bagaimana memahami pengguna, mengolah permasalahan menjadi sebuah ide, bekerja sama dalam tim, hingga mempertanggungjawabkan solusi yang dibuat. Pengalaman seperti ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa Sistem Informasi untuk menghadapi kebutuhan industri digital,” tutup Sriyadi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.