Dosen UBSI Latih Pelaku UMKM Ragajaya Kelola Laporan Keuangan Digital Lewat Aplikasi Bukukan
BSINews, Bogor – Pencatatan keuangan yang rapi menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, bagi pelaku usaha yang sehari-hari disibukkan dengan produksi dan melayani pelanggan, menyusun laporan keuangan terkadang masih menjadi tantangan tersendiri. Berangkat dari kebutuhan tersebut, dosen Program Studi Akuntansi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar pelatihan pembuatan laporan keuangan menggunakan aplikasi Bukukan bagi Forum UMKM Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan secara tatap muka pada Sabtu, 19 September 2026, di Desa Ragajaya. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh pelaku usaha.
Baca juga: Kelola Keuangan Lebih Terarah, UMKM Ragajaya Dibekali Pelatihan SAK EMKM
Dosen UBSI Latih Pelaku UMKM Ragajaya
Peserta kegiatan terdiri atas pengurus dan anggota Forum UMKM Desa Ragajaya. Sebagian besar peserta menjalankan usaha di bidang kuliner, sementara peserta lainnya bergerak di sektor ekonomi kreatif serta jasa perdagangan. Keragaman jenis usaha ini membuat kemampuan mengelola keuangan menjadi kebutuhan bersama, terlepas dari skala maupun bidang usaha yang dijalankan.
Materi pelatihan disusun secara bertahap, mulai dari pemahaman logika debit dan kredit, pembuatan jurnal, penyusunan buku besar, hingga neraca saldo. Peserta juga mendapatkan studi kasus mengenai pencatatan transaksi operasional serta panduan teknis penggunaan aplikasi Bukukan untuk membantu penyusunan laporan keuangan.
Melalui perpaduan metode ceramah dan studi kasus, peserta tidak hanya diperkenalkan pada konsep dasar akuntansi, tetapi juga diarahkan untuk memahami penerapannya dalam aktivitas usaha sehari-hari. Pencatatan transaksi yang lebih tertib diharapkan dapat membantu pelaku UMKM mengetahui kondisi keuangan usaha dan menjadi dasar dalam mengambil keputusan bisnis.
Ketua kelompok pengabdian kepada masyarakat, Amalia Tresna Fadhilah, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membantu pengurus dan anggota Forum UMKM Desa Ragajaya memahami proses penyusunan laporan keuangan dengan memanfaatkan teknologi.
“Setelah tahu dan memahami pembuatan laporan keuangan menggunakan aplikasi Bukukan untuk meningkatkan produktivitas UMKM, sekarang mereka tidak perlu bingung lagi untuk membuat laporan keuangan yang baik dan benar,” tutup Amalia, Sabtu (19/9).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen yang terdiri atas Amalia Tresna Fadhilah, Hasanudin, Suhartono, dan Rizky Amalia, dengan dukungan dua mahasiswa, yakni Fadhilah Nur Ramadhani dan Virliana Salsabila Putri. Kolaborasi dosen dan mahasiswa UBSI tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengetahuan akademik yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Baca juga: Dosen UBSI Latih Karang Taruna Bojong Gede Kelola Data UMKM dengan Microsoft Excel
Melalui pelatihan ini, anggota dan pengurus Forum UMKM Desa Ragajaya diharapkan semakin terampil dalam mencatat transaksi dan menyusun laporan keuangan secara sistematis. Pemanfaatan aplikasi digital juga diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengelola administrasi keuangan dengan lebih praktis, sehingga mereka dapat mengambil keputusan usaha berdasarkan pencatatan yang lebih terukur.