Dosen UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat, Bekali Warga Serpong Keterampilan Komunikasi
BSINews, Tangerang — Komunikasi yang efektif dapat menjadi langkah penting untuk membangun kepedulian lingkungan sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat. Hal ini menjadi fokus kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, pada Sabtu (3/10) pukul 08.00–12.00 WIB, di wilayah Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.
Dosen UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat, Bekali Warga Serpong Keterampilan Komunikasi
Kegiatan ini menghadirkan dua materi pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Materi pertama adalah teknik storytelling untuk mendorong kesadaran lingkungan yang ditujukan kepada pengurus RT 003 dengan Ketua Dr. Diah Widyawati.
Sementara itu, materi kedua adalah strategi komunikasi publik berbasis digital yang ditujukan untuk mendukung pengurus DKM Musala Attaqwa, yang diketuai oleh Agung Rahardjo. Kedua pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan komunikasi masyarakat, baik dalam menyampaikan pesan kesadaran lingkungan melalui storytelling maupun dalam mengoptimalkan media digital untuk menyebarluaskan informasi dan mendukung kegiatan kemasyarakatan.
Melalui pelatihan teknik storytelling, peserta diperkenalkan pada cara menyampaikan pesan lingkungan melalui cerita yang menarik, mudah dipahami, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu pengurus RT mengajak warga lebih peduli terhadap kebersihan, kelestarian lingkungan, serta kegiatan bersama di lingkungan tempat tinggal.
Sementara itu, pelatihan strategi komunikasi publik berbasis digital ditujukan untuk mendukung pengurus DKM Musala Attaqwa dalam menyampaikan informasi kepada jamaah secara lebih efektif. Pemanfaatan media digital dapat membantu penyebaran informasi kegiatan, memperluas jangkauan komunikasi, dan meningkatkan keterlibatan masyarakat.
Roosita Cindrakasih, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI kampus Tangerang sekaligus anggota tim pelaksana kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, menjelaskan bahwa keterampilan komunikasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat menerapkan teknik komunikasi yang tepat sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Storytelling dapat dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan, sementara komunikasi publik berbasis digital dapat membantu pengurus DKM menyampaikan informasi kepada jamaah secara lebih efektif dan luas,” ujar Roosita dalam keterangan rilis yang diterima di Tangerang Senin (5/10).
Baca Juga : Dosen UBSI Latih Guru PAUD Anyelir Gunakan AI dalam Pembelajaran
Kedua materi tersebut memberikan bekal praktis bagi peserta dalam menjalankan peran di lingkungan masing-masing. Pengurus RT dapat menggunakan pendekatan komunikasi yang persuasif untuk mendorong partisipasi warga dalam menjaga lingkungan, sedangkan pengurus DKM dapat mengoptimalkan media digital untuk menyampaikan informasi dan membangun interaksi dengan jamaah.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, UBSI berupaya menerapkan ilmu komunikasi agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan peserta sekaligus mendorong terbentuknya komunikasi yang lebih efektif, partisipatif, dan sesuai dengan kebutuhan lingkungan setempat. (Safika)