Dosen DKV UBSI Hadiri Art Jakarta 2026, Perluas Wawasan Seni Kontemporer untuk Pengembangan Pembelajaran
BSINews, Jakarta — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong pengembangan wawasan akademik melalui pengenalan terhadap perkembangan seni dan desain. Hal ini tercermin dari kehadiran dosen Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) UBSI, Dr. Sri Wahyuning Septarina dan Khairuzzaky, dalam ajang Art Jakarta 2026 yang berlangsung pada 2–4 Oktober 2026.
Dosen DKV UBSI Hadiri Art Jakarta 2026, Perluas Wawasan Seni Kontemporer untuk Pengembangan Pembelajaran
Art Jakarta 2026 menghadirkan 75 galeri dari berbagai wilayah di Asia dengan fokus pada perkembangan seni kontemporer di kawasan Asia Tenggara. Pameran ini menjadi ruang pertemuan bagi seniman, galeri, kolektor, komunitas, dan masyarakat pencinta seni untuk mengenal beragam karya serta perspektif artistik yang berkembang di kawasan tersebut.
Kehadiran dosen DKV UBSI dalam ajang ini menjadi kesempatan untuk memperluas referensi visual sekaligus mengamati perkembangan praktik seni kontemporer. Berbagai karya yang ditampilkan dapat menjadi bahan kajian mengenai pengolahan unsur rupa, pemilihan medium, penyampaian gagasan, serta pembentukan makna melalui bahasa visual.
Pengamatan langsung terhadap karya seni memberikan pengalaman untuk memahami hubungan antara konsep, bentuk, material, dan ruang penyajian. Cara sebuah karya ditampilkan turut memengaruhi pengalaman pengunjung dalam membaca pesan dan membangun interpretasi. Perspektif tersebut relevan dengan pembelajaran estetika, komunikasi visual, dan proses kreatif di lingkungan akademik.
Selain menampilkan karya seni, Art Jakarta 2026 juga memberikan gambaran mengenai ekosistem seni yang melibatkan berbagai pihak. Penyelenggaraan pameran memperlihatkan keterkaitan antara penciptaan karya, kurasi, pengelolaan ruang, identitas visual, dan komunikasi kepada publik. Bagi bidang DKV, aspek tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran untuk memahami peran desain dalam mempertemukan karya dengan audiensnya.
Dosen Program Studi DKV UBSI, Dr. Sri Wahyuning Septarina, menyampaikan bahwa kunjungan ke Art Jakarta 2026 menjadi kesempatan untuk memperluas referensi seni dan desain yang dapat dikaitkan dengan pembelajaran di kampus.
“Melalui kunjungan ini, kami dapat melihat secara langsung perkembangan seni kontemporer, mulai dari eksplorasi visual hingga cara seniman menyampaikan gagasan melalui karya. Pengalaman ini diharapkan dapat memperkaya materi pembelajaran dan mendorong mahasiswa untuk lebih kritis, kreatif, serta peka terhadap perkembangan seni dan desain,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Selasa (6/10).
Baca Juga : Mahasiswa UBSI Borong 9 Prestasi di PEKSIMIDA DKI Jakarta 2026 Dua Juara Siap Wakili DKI ke PEKSIMINAS
Keberagaman ekspresi seni kontemporer juga membuka ruang refleksi mengenai cara gagasan dan identitas budaya diterjemahkan ke dalam bentuk visual. Hal ini sejalan dengan pembelajaran desain yang mendorong mahasiswa untuk peka terhadap konteks, memperluas referensi, dan mengembangkan gagasan kreatif melalui proses yang terarah.
Wawasan dari kunjungan tersebut diharapkan dapat memperkaya materi dan diskusi perkuliahan di Program Studi DKV UBSI. Referensi dari pameran dapat dimanfaatkan untuk mengajak mahasiswa menganalisis karya, membandingkan pendekatan visual, serta memahami pertimbangan konseptual dan artistik di balik proses penciptaan desain.
Melalui kehadiran dalam Art Jakarta 2026, dosen DKV UBSI turut memperluas referensi untuk menghubungkan pembelajaran di kampus dengan perkembangan seni kontemporer. Pengalaman tersebut diharapkan mendukung pembelajaran yang lebih kontekstual sekaligus mendorong mahasiswa menghasilkan karya yang kuat secara konsep, memiliki kepekaan budaya, dan mampu menyampaikan pesan secara efektif melalui komunikasi visual. (Safika)