Perkuat Kolaborasi Akademik Indonesia–Filipina, Dosen UNP Mengajar 40 Mahasiswa Sastra Inggris UBSI secara Virtual

0 6

BSINews, Jakarta — Kolaborasi akademik Indonesia dan Filipina semakin terbuka melalui program pertukaran perkuliahan virtual yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari kedua negara. Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Komunikasi dan Bahasa (FKB), Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, menyelenggarakan International Virtual Faculty Exchange Program bersama University of Northern Philippines (UNP), Filipina, pada 29 September hingga 9 Oktober 2026.

Perkuat Kolaborasi Akademik Indonesia–Filipina, Dosen UNP Mengajar 40 Mahasiswa Sastra Inggris UBSI secara Virtual

Kegiatan ini menghadirkan Dr. Honorato Patubo, dosen Program Studi Bachelor of Secondary Education, College of Teacher Education, UNP, untuk mengajar 40 mahasiswa tahun kedua Program Studi Sastra Inggris UBSI. Melalui program ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berupaya memperluas pengalaman belajar internasional sekaligus memperkuat jejaring akademik dengan perguruan tinggi luar negeri.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Honorato mengampu mata kuliah Introduction to English Linguistics. Perkuliahan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari linguistik bahasa Inggris melalui perspektif akademisi dari Filipina serta mengenal pendekatan pembelajaran dalam lingkungan pendidikan tinggi internasional.

Program berlangsung selama dua minggu dengan total empat kali pertemuan virtual. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menghadirkan pembelajaran yang interaktif, informatif, dan mendukung pengembangan wawasan global mahasiswa.

Mata kuliah Introduction to English Linguistics merupakan salah satu mata kuliah fundamental bagi mahasiswa Sastra Inggris. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa mempelajari bahasa Inggris secara ilmiah, mulai dari struktur dan sistem bahasa hingga makna serta penggunaannya dalam berbagai konteks komunikasi.

Kehadiran Dr. Honorato sebagai dosen tamu internasional memberikan kesempatan kepada mahasiswa UBSI untuk memperkaya pemahaman linguistik melalui perspektif akademisi dari Filipina. Pengalaman tersebut juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengenal pendekatan pembelajaran, pengalaman mengajar, dan perspektif keilmuan yang berkembang di perguruan tinggi luar negeri.

Selama empat kali pertemuan, mahasiswa mengikuti proses pembelajaran yang dirancang untuk mendorong keterlibatan dan interaksi akademik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa perkuliahan virtual dapat menjadi sarana untuk mempertemukan dosen dan mahasiswa dari negara berbeda tanpa terkendala jarak geografis.

Selain memperoleh pengetahuan di bidang linguistik, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterbukaan terhadap perspektif global, kemampuan komunikasi akademik, serta kesiapan berinteraksi dalam lingkungan multikultural.

Penyelenggaraan International Virtual Faculty Exchange Program menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan akademik antara UBSI dan UNP. Kedua perguruan tinggi memiliki kesempatan untuk berbagi pengetahuan, pengalaman pembelajaran, serta praktik akademik dalam bidang bahasa dan pendidikan.

Kerja sama ini juga membuka peluang pengembangan berbagai program kolaboratif pada masa mendatang, seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, kuliah tamu internasional, seminar akademik, penelitian bersama, serta kegiatan pendidikan lintas budaya.

Bagi UBSI, program ini menjadi salah satu bentuk implementasi jejaring internasional melalui keterlibatan langsung dosen dari perguruan tinggi mitra dalam proses pembelajaran. Sementara itu, bagi UNP, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada dosennya untuk berbagi keahlian akademik dengan mahasiswa di perguruan tinggi Indonesia.

Kolaborasi ini memperlihatkan bahwa internasionalisasi perguruan tinggi tidak hanya berkaitan dengan jumlah kemitraan yang terjalin, tetapi juga dengan pelaksanaan kegiatan akademik yang memberikan manfaat nyata bagi institusi, dosen, dan mahasiswa.

Sebagai perguruan tinggi yang telah meraih akreditasi Unggul, UBSI terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui inovasi pembelajaran, pengembangan kompetensi dosen, dan penguatan jejaring internasional.

Pertukaran perkuliahan virtual ini menjadi salah satu upaya menghadirkan pengalaman belajar berorientasi global bagi mahasiswa tanpa mengharuskan mereka mengikuti mobilitas fisik ke negara mitra. Kegiatan tersebut juga dapat mendukung pengembangan portofolio internasional program studi melalui dokumentasi pelaksanaan, keterlibatan dosen asing, jumlah mahasiswa peserta, materi perkuliahan, dan bukti kerja sama.

Meski demikian, kontribusi kegiatan terhadap indikator akreditasi perlu disesuaikan dengan instrumen penilaian serta bukti pendukung yang dipersyaratkan. Dengan demikian, program internasional dapat menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu yang terarah dan terukur.

Dr. Honorato Patubo menyampaikan bahwa program pertukaran dosen virtual menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan akademik melalui pengalaman belajar lintas negara.

“Melalui program International Virtual Faculty Exchange, mahasiswa dapat memperoleh perspektif baru dalam mempelajari linguistik bahasa Inggris sekaligus mengenal pengalaman akademik dari lingkungan pendidikan internasional. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa dan mendorong mereka untuk lebih terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat global,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Selasa (13/10).

Baca Juga : Peran Publikasi Ilmiah dan Kolaborasi Akademik dalam Meningkatkan Kualitas Dosen

Melalui kegiatan ini, Program Studi Sastra Inggris FKB UBSI menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kolaboratif, dan relevan dengan perkembangan pendidikan tinggi global.

Interaksi akademik antara Dr. Honorato Patubo dan 40 mahasiswa Sastra Inggris UBSI menjadi contoh pemanfaatan teknologi digital untuk mempertemukan pengetahuan dan perspektif dari dua negara. Pengalaman tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi mahasiswa dalam mendalami linguistik sekaligus memperluas pemahaman tentang dunia pendidikan internasional.

Ke depannya, program ini diharapkan menjadi landasan bagi pengembangan kerja sama berkelanjutan antara UBSI dan UNP melalui berbagai kegiatan akademik bersama. Kolaborasi yang konsisten dapat membuka lebih banyak kesempatan untuk berbagi pengetahuan, memperkuat jejaring, dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Melalui semangat kolaborasi Indonesia–Filipina, International Virtual Faculty Exchange Program menjadi salah satu langkah UBSI dalam memperluas jangkauan internasional, memperkuat kemitraan akademik, dan menghadirkan pengalaman pembelajaran yang kompetitif di tingkat global. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.