Gaungkan International Vibes, Dosen Sastra Inggris UBSI Mengajar 48 Mahasiswa University of Northern Philippines
BSINews, Jakarta — Semangat kolaborasi lintas negara mewarnai langkah Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Komunikasi dan Bahasa (FKB), Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, dalam memperluas pengalaman belajar di tingkat internasional. Melalui International Virtual Faculty Exchange Program bersama University of Northern Philippines (UNP), Filipina, dosen UBSI mengajar 48 mahasiswa secara daring pada 29 September hingga 9 Oktober 2026.
Gaungkan International Vibes, Dosen Sastra Inggris UBSI Mengajar 48 Mahasiswa University of Northern Philippines
Program ini menghadirkan Associate Professor Dr. Prapti Wigati Purwaningrum, dosen Program Studi Sastra Inggris UBSI, untuk mengampu mata kuliah Introduction to Linguistics bagi mahasiswa tahun kedua (sophomore) dari Program Studi Bachelor of Secondary Education, College of Teacher Education, UNP. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi dan membuka ruang pertukaran pengetahuan lintas budaya.
Selama dua minggu pelaksanaan, perkuliahan berlangsung dalam empat kali pertemuan virtual. Meski dilaksanakan secara daring, proses pembelajaran berlangsung aktif dan interaktif melalui komunikasi akademik, diskusi, serta pertukaran gagasan dan perspektif antara dosen dan mahasiswa dari dua negara.
Dekan Fakultas Komunikasi dan Bahasa UBSI, Dr. Anisti, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkuat suasana internasional di lingkungan perguruan tinggi.
“Adapun alasan dan tujuan dari perhelatan kegiatan ini adalah untuk menggaungkan international vibes,” ungkapnya dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Selasa (13/10).
Semangat international vibes diwujudkan melalui pembelajaran yang mempertemukan dosen dan mahasiswa dari Indonesia dan Filipina dalam satu ruang akademik virtual. Interaksi ini menjadi kesempatan untuk mengenal perspektif keilmuan yang beragam, memahami perbedaan budaya, serta membangun komunikasi dalam lingkungan pendidikan internasional.
Bagi UBSI, program ini juga menjadi sarana bagi dosen untuk memperluas pengalaman akademik dan membangun jejaring kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri. Sementara itu, mahasiswa UNP memperoleh kesempatan belajar langsung dari akademisi Indonesia tanpa harus melakukan perjalanan ke Indonesia.
Mata kuliah Introduction to Linguistics menjadi bagian penting dalam program pertukaran ini karena memberikan pemahaman dasar mengenai bahasa sebagai objek kajian ilmiah. Materi linguistik mencakup bunyi bahasa, pembentukan kata, struktur kalimat, makna, serta penggunaan bahasa dalam konteks sosial.
Pemahaman tersebut relevan bagi mahasiswa calon pendidik bahasa Inggris yang nantinya akan berinteraksi dengan peserta didik dari beragam latar belakang bahasa dan budaya. Melalui perkuliahan bersama dosen UBSI, mahasiswa UNP diharapkan memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai kajian bahasa sekaligus memahami pentingnya komunikasi lintas budaya dalam dunia pendidikan.
Pengalaman belajar ini juga menunjukkan bahwa pembelajaran virtual dapat menjadi sarana efektif untuk mempertemukan komunitas akademik lintas negara. Dukungan teknologi digital memungkinkan pertukaran pengetahuan berlangsung secara fleksibel dan membuka peluang kolaborasi tanpa dibatasi jarak geografis.
Baca Juga : Mahasiswa Sastra Inggris UBSI Hadirkan Smart Play, Ajak Anak Belajar Gotong Royong Lewat Permainan Edukatif
International Virtual Faculty Exchange Program menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kualitas pembelajaran dan kemitraan internasional. Dalam konteks Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, kegiatan ini berpotensi mendukung IKU 3 tentang Dosen Berkegiatan di Luar Kampus, IKU 6 tentang Kemitraan Program Studi, serta IKU 7 tentang Pembelajaran dalam Kelas yang Kolaboratif dan Partisipatif, sesuai dengan bentuk kegiatan dan kriteria yang berlaku.
Melalui program tersebut, UBSI berupaya memperluas pengalaman akademik dosen dan mahasiswa serta mendorong pengembangan kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua institusi. Kolaborasi ini diharapkan dapat berlanjut melalui pertukaran dosen, pembelajaran bersama, seminar internasional, penelitian kolaboratif, dan berbagai program akademik lainnya.
Sebagai perguruan tinggi yang telah meraih akreditasi Unggul, UBSI terus mengembangkan mutu pendidikan melalui inovasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dosen, dan perluasan jejaring internasional. Kolaborasi dengan University of Northern Philippines menjadi salah satu langkah untuk memperkuat eksposur global Program Studi Sastra Inggris dan Fakultas Komunikasi dan Bahasa.
Melalui International Virtual Faculty Exchange Program, Program Studi Sastra Inggris FKB UBSI menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan berorientasi global. Semangat international vibes diharapkan terus berkembang menjadi bagian dari budaya akademik yang mendorong sivitas akademika berpikir global, berkolaborasi lintas budaya, dan berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi di tingkat internasional. (Safika)