Dosen dan Mahasiswa UBSI Ajak Guru PAUD Tanamkan Nilai Agama dan Moderasi Sejak Dini
BSINews, Jakarta-Dosen dan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Bermain Sambil Mengenal Nilai Agama: Strategi Guru PAUD Menanamkan Karakter dan Moderasi Sejak Dini” di BKB PAUD Anyelir, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (11/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB ini bertujuan meningkatkan pemahaman tenaga pendidik mengenai strategi menanamkan nilai agama, membangun karakter, dan mengenalkan moderasi beragama kepada anak usia dini melalui aktivitas bermain.
Baca juga: Dosen UBSI Berbagi Praktik Pengelolaan Jurnal Ilmiah di Universitas Pertamina
Kegiatan yang dilaksanakan secara luring di Aula BKB PAUD Anyelir, Jalan TK Ria, Gang Gading Nomor 12A, RT 07/RW 02, Jakarta Timur, tersebut diikuti sekitar 20 tenaga pengajar dan pendidik. Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat, sebagai bentuk kontribusi dosen dan mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan masyarakat.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh tim yang terdiri dari Ulta Rastryana, Tri Indah Annisa, Usran Masahere, Syabrinildi, serta mahasiswa Az’zahra Fitria Yogie Putri dan Alliyah Zahra Putri .
Acara diawali dengan sambutan Kepala BKB PAUD Anyelir, Darya Githa. Ia menyampaikan terima kasih kepada tim dosen dan mahasiswa UBSI atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan bagi para guru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak usia dini.
Dalam sesi penyampaian materi, Ulta selaku perwakilan tim pelaksana, menjelaskan pentingnya mengenalkan nilai agama dan moderasi beragama sejak usia dini. Menurutnya, pendidikan multikultural dapat menjadi salah satu pendekatan untuk membantu anak mengenal perbedaan, menumbuhkan sikap saling menghargai, serta membangun karakter positif melalui pengalaman belajar yang menyenangkan.
“Anak-anak usia dini tidak hanya perlu mendapatkan kesempatan untuk bermain, tetapi juga perlu dikenalkan dengan nilai-nilai agama dan karakter positif sejak dini. Melalui pendekatan bermain yang menyenangkan dan pendidikan multikultural, guru dapat membantu anak belajar menghargai perbedaan, menumbuhkan sikap toleransi, serta membiasakan perilaku baik dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ulta.
Ia menambahkan, guru PAUD memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak karena pendidikan pada tahap awal kehidupan menjadi fondasi bagi perkembangan sikap dan perilaku mereka. Oleh karena itu, nilai-nilai agama dan moderasi beragama perlu diperkenalkan melalui kegiatan yang sederhana, dekat dengan kehidupan anak, dan sesuai dengan tahap perkembangannya.
Pendekatan bermain dipilih karena sesuai dengan karakteristik pembelajaran anak usia dini. Melalui aktivitas yang menyenangkan, guru dapat mengintegrasikan nilai-nilai agama, kebiasaan berperilaku baik, dan sikap menghormati orang lain ke dalam proses pembelajaran sehari-hari.
Penanaman nilai tersebut juga menjadi bagian penting dalam membentuk lingkungan pendidikan yang inklusif. Guru dapat mendampingi anak untuk mengenal kebaikan, membangun kepedulian, serta belajar hidup berdampingan dengan orang lain yang memiliki latar belakang berbeda.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang berbagi pengetahuan antara perguruan tinggi dan tenaga pendidik PAUD. Melalui penyampaian materi dan interaksi bersama peserta, tim pelaksana berupaya memperkuat pemahaman guru mengenai pentingnya mengembangkan metode pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aktivitas bermain, tetapi juga memperhatikan pembentukan karakter dan nilai moral anak.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kompetensi pendidik serta penguatan pendidikan karakter sejak usia dini.
Baca juga: Dosen UBSI Latih UMKM Lokabisa Manfaatkan AI untuk Perkuat Pemasaran Digital
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut ditutup dengan sesi foto bersama yang melibatkan tim pelaksana, mahasiswa, dan para guru BKB PAUD Anyelir Jakarta Timur.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi para guru untuk menerapkan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus menanamkan nilai agama, karakter positif, dan sikap saling menghargai sejak dini. Dengan demikian, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan mampu menghormati perbedaan di lingkungan sekitarnya,” tutup Ulta.