UBSI Optimalkan Bank Sampah Fatayat NU Rawa Mekar Jaya lewat Pendekatan Teknik Industri

0 5

BSINews, Tangerang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif mendorong pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat melalui Optimalisasi Bank Sampah Berbasis Teknik Industri pada Fatayat NU Ranting Rawa Mekar Jaya” pada Sabtu (3/10). Kegiatan ini berlokasi di Kampung Ciater, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

UBSI Optimalkan Bank Sampah Fatayat NU Rawa Mekar Jaya lewat Pendekatan Teknik Industri

Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah secara terstruktur, efektif, dan berkelanjutan melalui penerapan prinsip-prinsip Teknik Industri. Anggota Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Rawa Mekar Jaya didorong untuk mengembangkan sistem kerja bank sampah yang sesuai dengan kebutuhan dan sumber daya yang tersedia.

Pengelolaan sampah rumah tangga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat agar proses pemilahan dan pemanfaatan kembali material dapat berjalan secara konsisten. Karena itu, kegiatan ini berfokus pada penguatan keterampilan pemilahan sampah, administrasi, penataan area kerja, serta penyusunan alur operasional bank sampah yang lebih sistematis.

Ketua pelaksana kegiatan, Ade Suryanto, bersama tim dosen yang terdiri atas Destiana Putri, Girman Sihombing, dan Siti Nur Hamidah, mengembangkan pendekatan pemberdayaan yang memadukan edukasi lingkungan dengan penerapan ilmu Teknik Industri. Kegiatan ini juga melibatkan dua mahasiswa untuk mendukung pelaksanaan program sekaligus memperoleh pengalaman pembelajaran langsung di tengah masyarakat.

Ade Suryanto menyampaikan bahwa penerapan prinsip Teknik Industri diharapkan dapat membantu masyarakat mengelola bank sampah secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, kami berharap anggota Fatayat NU Ranting Rawa Mekar Jaya dapat menerapkan prinsip Teknik Industri dalam pengelolaan bank sampah, mulai dari pemilahan, pencatatan, hingga penataan alur kerja. Dengan sistem yang lebih teratur, pengelolaan sampah diharapkan menjadi lebih efektif dan dapat dijalankan secara berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Tangerang Rabu (14/10).

Baca Juga : Dari Sampah Jadi Rupiah, UBSI Bantu Bank Sampah Mawar Burangrang Go Digital Lewat Shopee

Materi program mencakup edukasi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan ekonomi sirkular, pemetaan proses kerja (process mapping), penerapan prinsip 5S, standardisasi prosedur operasional, serta penguatan pencatatan dan pengukuran kinerja. Peserta juga direncanakan mendapatkan pendampingan melalui demonstrasi dan praktik pemilahan, penimbangan, serta pencatatan sampah.

Pemetaan proses kerja menjadi salah satu pendekatan utama untuk menyusun tahapan pengelolaan sampah, mulai dari pengumpulan, pemilahan, penimbangan, pencatatan, hingga penyimpanan dan penyaluran. Sementara itu, prinsip 5S digunakan untuk membantu menciptakan area kerja yang lebih rapi, bersih, terorganisasi, dan mudah dipelihara.

Penguatan tata kelola juga mencakup penyusunan standar operasional prosedur (SOP), pembagian peran pengurus, penggunaan buku pencatatan (logbook), serta penetapan indikator kinerja sederhana. Langkah ini diharapkan membantu mitra menjalankan kegiatan secara konsisten sekaligus memudahkan evaluasi operasional bank sampah.

Program tersebut menempatkan anggota Fatayat NU Ranting Rawa Mekar Jaya sebagai pelaku utama pemberdayaan. Kegiatan ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sampah, tetapi juga untuk membangun keterampilan praktis dan sistem kerja yang dapat diterapkan sesuai kondisi serta sumber daya yang tersedia.

Inisiatif ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan serta tujuan ke-12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Optimalisasi bank sampah berbasis masyarakat diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan permukiman yang lebih bersih sekaligus meningkatkan pemanfaatan kembali material yang masih bernilai guna.

Baca Juga : Tingkatkan Efisiensi dan Kinerja Bank Sampah, Dosen Universitas BSI Gelar Pelatihan Whatsapp Business

Kegiatan ini juga menjadi wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam menerapkan keilmuan dosen untuk membantu menjawab persoalan nyata di masyarakat. Keterlibatan mahasiswa memberikan kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan di luar ruang kelas melalui interaksi dan pendampingan bersama mitra.

Sebagai tindak lanjut, tim PkM merencanakan monitoring dan evaluasi terhadap penerapan SOP, penggunaan format pencatatan, keteraturan alur kerja, serta kendala yang dihadapi mitra. Tahap ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan program dan mendorong pengelolaan bank sampah yang lebih mandiri.

Melalui kegiatan ini, UBSI berharap kolaborasi dengan Fatayat NU Ranting Rawa Mekar Jaya dapat memperkuat kepedulian lingkungan sekaligus meningkatkan kapasitas organisasi masyarakat. Penerapan prinsip Teknik Industri diharapkan menjadi langkah praktis untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih terukur, efisien, dan berkelanjutan. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.