Mahasiswa UBSI Tanamkan Karakter Gotong Royong kepada Anak Usia Dini di RA Qurrotul Aini
BSINews, Jakarta – Menanamkan nilai gotong royong sejak usia dini menjadi langkah penting dalam membentuk generasi yang peduli, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama. Hal ini diwujudkan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bahasa, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai kampus Digital Kreatif melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Indahnya Gotong Royong: Edukasi dan Pendampingan Anak Taman Kanak-Kanak dalam Menumbuhkan Karakter Kerja Sama, Kepedulian Sosial, dan Tanggung Jawab melalui Kegiatan Gotong Royong yang Menyenangkan” di RA Qurrotul Aini, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Senin (25/5).
Mahasiswa UBSI Tanamkan Karakter Gotong Royong kepada Anak Usia Dini di RA Qurrotul Aini
Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa sekaligus implementasi pembelajaran mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Melalui pendekatan edukatif dan menyenangkan, mahasiswa berupaya memperkenalkan nilai-nilai gotong royong, kerja sama, kepedulian sosial, dan tanggung jawab kepada anak-anak agar dapat dipahami serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pengertian gotong royong, manfaat bekerja sama, serta contoh penerapannya di lingkungan sekitar. Anak-anak diajak mengenali kegiatan sederhana, seperti membersihkan lingkungan tempat belajar, merapikan ruang kelas, dan membantu teman yang membutuhkan bantuan.
Tidak hanya melalui penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi sesi tanya jawab dan permainan edukatif. Berbagai aktivitas tersebut dirancang agar anak-anak dapat belajar sambil bermain sekaligus melatih kekompakan, menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, dan memahami pentingnya bekerja sama dalam kelompok.
Ketua pelaksana kegiatan, Muhamad Fadhlan Ilyasa, menyampaikan bahwa pendekatan interaktif dipilih agar pesan mengenai gotong royong lebih mudah dipahami oleh anak-anak.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak dapat mulai memahami pentingnya gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan yang menyenangkan, kami ingin menanamkan sikap kerja sama, kepedulian sosial, dan tanggung jawab sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak usia dini,” ujar Muhamad Fadhlan Ilyasa dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Senin (6/7).
Baca Juga : Tanamkan Semangat Gotong Royong kepada Anak Melalui Kegiatan Edukatif di Lenteng Agung
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap nilai-nilai gotong royong tidak hanya dipahami sebagai materi pembelajaran, tetapi juga dapat menjadi kebiasaan positif yang diterapkan anak-anak di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Pembiasaan sikap saling membantu dan bertanggung jawab sejak dini diharapkan turut mendukung pembentukan karakter yang positif.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kontribusi mahasiswa UBSI dalam mendukung pendidikan karakter melalui pembelajaran yang dekat dengan kehidupan anak-anak. Dengan memadukan edukasi dan permainan, nilai-nilai kebersamaan diharapkan dapat ditanamkan secara lebih menarik dan bermakna. (Safika)