Tingkatkan Literasi Digital, UBSI Gelar Edukasi AI bagi Warga Bojonggede
BSINews, Bogor – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Bogor A-Cilebut menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Literasi AI” pada Sabtu (17/10). Kegiatan edukasi ini diselenggarakan bersama Majelis Ta’lim Azzahra di Balai Warga RT 05 RW 06, Desa Susukan, Bojonggede, Depok.
Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, kemudahan layanan AI perlu diimbangi dengan pengetahuan yang memadai dari para penggunanya. Hal ini sangat penting agar masyarakat mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.
Baca juga: Dosen UBSI Dorong Pemberdayaan Ekonomi Komunitas Tani Maju Bogor melalui Platform Digital
Materi literasi digital tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Program Studi Informatika UBSI kampus Bogor, Dr. Rizal Amegia Saputra, M.Kom. Ia turut didampingi oleh dua dosen prodi Informatika S1, yakni Dini Nurlaela, M.Kom., dan Lestari Yusuf, M.Kom. Para peserta diajarkan konsep dasar AI, potensi penggunaannya, hingga pentingnya bersikap kritis dalam menyaring informasi yang dihasilkan oleh mesin.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Fuad Nur Hasan, M.Kom., menekankan bahwa teknologi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman jika tidak dikelola dengan baik. Ia mengingatkan akan adanya risiko penyebaran informasi keliru serta penyalahgunaan data pribadi di era digital.
“Kami ingin masyarakat tidak sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga mampu menilai informasi yang dihasilkan dan menggunakan AI secara bertanggung jawab,” ujar Fuad.
Ketua RT 05 RW 06, Cahyo, turut menyambut baik inisiatif dan kolaborasi antara pihak kampus dengan warganya. Ia menilai kegiatan pengabdian ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat untuk menghadapi perubahan zaman.
“Pengetahuan tentang AI penting agar warga tidak tertinggal perkembangan teknologi dan dapat memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif,” ungkap Cahyo.
Baca juga: UBSI Latih Anggota PKK Ragajaya Bogor Pasarkan Produk Daur Ulang Sampah secara Digital
Ia menilai, sinergi antara dunia akademik dan lingkungan masyarakat sekitar diharapkan dapat terus berlanjut. Melalui literasi yang memadai, kemajuan teknologi AI diyakini akan membawa dampak positif yang besar jika diiringi oleh kesadaran penggunanya.
“Peningkatan literasi digital ini menjadi langkah awal yang solid untuk membangun masyarakat yang lebih adaptif, kritis, dan bijaksana,” tutup Cahyo.