Dosen Prodi Ilmu Komunikasi UBSI Latih Pengajar TPA Abah Mangun Manfaatkan AI untuk Pembelajaran

0 11

BSINews, Jakarta-Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi pengajar TPA Abah Mangun pada 27 Oktober 2026. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengusung tema “Penggunaan Artificial Intelligence (AI) sebagai Media Komunikasi Pembelajaran Bagi Pengajar di TPA Abah Mangun” untuk meningkatkan keterampilan ustaz dan ustazah dalam memanfaatkan teknologi digital guna menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan anak-anak di era digital.

Baca juga: Dosen UBSI Dampingi Bank Sampah 3G Bogor, Olah Limbah Rumah Tangga Jadi Produk Bernilai

Pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, tim UBSI berupaya membantu para pengajar TPA dalam mengembangkan metode penyampaian materi keagamaan yang lebih menarik tanpa mengesampingkan nilai-nilai pendidikan Islam.

Perwakilan UBSI sekaligus Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Jusuf Fadilah, menyampaikan bahwa pelatihan ini menghadirkan Iin Soraya sebagai narasumber yang berpengalaman di bidang komunikasi. Materi yang diberikan dirancang untuk membantu para pengajar memahami dan mempraktikkan penggunaan AI dalam kegiatan belajar mengajar.

“Dalam era modern, tantangan dalam mengajar santri TPA semakin beragam. Pemanfaatan AI sebagai alat bantu komunikasi dan media instruksional memberikan ruang bagi para guru untuk menyusun bahan ajar secara cepat, merancang visual pembelajaran yang menarik, serta menyusun strategi komunikasi yang adaptif dan menyenangkan bagi para santri,” ujar Jusuf.

Materi pelatihan mencakup pengenalan dasar AI dalam pendidikan, pembuatan media visual dan materi ajar berbasis AI, serta strategi komunikasi pembelajaran. Para peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar AI dan perannya dalam mendukung tugas pendidik, sekaligus mempraktikkan pembuatan modul, cerita bergambar, serta materi pembelajaran interaktif.

Selain itu, peserta dibekali strategi untuk mengoptimalkan AI dalam menyampaikan materi keagamaan agar lebih mudah dipahami oleh para santri. Pemanfaatan media visual dan materi interaktif diharapkan dapat membantu pengajar membangun suasana belajar yang lebih menyenangkan serta meningkatkan perhatian anak selama proses pembelajaran.

Tim pengabdian kepada masyarakat juga menekankan bahwa penggunaan teknologi harus tetap disertai peran aktif pengajar dalam membimbing dan mendidik santri. AI diposisikan sebagai alat bantu untuk memperkaya metode pembelajaran, bukan sebagai pengganti peran guru.

“Teknologi AI tidak bertujuan untuk menggantikan peran pengajar, melainkan menjadi sarana pelengkap (supporting tool) untuk memperkaya metode pengajaran dan mempermudah komunikasi antara guru dan santri,” ungkap perwakilan tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat.

Sambutan positif juga disampaikan oleh perwakilan pengajar TPA Abah Mangun, M. Azhmi Subhi Bayhaqi. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan wawasan baru mengenai pemanfaatan teknologi untuk mendukung persiapan bahan ajar yang lebih menarik bagi anak-anak.

“Pelatihan ini memberikan wawasan baru bagi kami. Ternyata AI sangat membantu dalam mempersiapkan bahan ajar yang unik dan menarik, sehingga anak-anak bisa lebih semangat dan fokus dalam belajar,” ujar M. Azhmi.

Melalui kegiatan ini, UBSI berharap para pengajar TPA Abah Mangun dapat meningkatkan keterampilan digital dan mengembangkan kreativitas dalam menyusun materi pembelajaran. Pemanfaatan AI secara tepat diharapkan mampu mendukung proses pembelajaran Al-Qur’an yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus tetap berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan pembentukan karakter.

Baca juga: Dosen UBSI Latih Majelis Ta’lim Az Zahra Manfaatkan ChatGPT untuk Membuat Flyer Kreatif

Sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital dalam bidang pendidikan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, UBSI berharap para pengajar TPA Abah Mangun dapat mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan nilai-nilai keagamaan.

“Pemanfaatan AI secara tepat diharapkan dapat menjadi sarana pendukung bagi para pengajar untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan santri di era digital,” ujar Jusuf.

Leave A Reply

Your email address will not be published.