60 Paper Peneliti Indonesia Lolos ICAISD 2026, Bukti Riset Nasional Makin Kompetitif
BSINews, Jakarta – Peneliti dan akademisi Indonesia menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui IEEE International Conference on Advanced Information Scientific Development (ICAISD) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Dari 79 paper yang dinyatakan diterima, sebanyak 60 paper berasal dari penulis dalam negeri atau sekitar 75,95 persen dari keseluruhan paper yang lolos seleksi.
Capaian ini menjadi gambaran besarnya partisipasi akademisi Indonesia dalam forum penelitian bertaraf internasional. Kehadiran puluhan paper nasional menunjukkan bahwa konferensi internasional dapat menjadi ruang strategis bagi peneliti untuk memperkenalkan hasil riset, bertukar gagasan, sekaligus memperluas jejaring keilmuan dengan komunitas akademik dari berbagai negara.
Baca juga: ICAISD 2026 Terima 79 dari 168 Paper, UBSI Perkuat Standar Publikasi Ilmiah Internasional
60 Paper Peneliti Indonesia Lolos ICAISD 2026
Dr. Anik Andriani selaku Ketua Pelaksana ICAISD 2026 mengatakan, secara keseluruhan, ICAISD 2026 menerima 168 paper dari peneliti dan akademisi. Sebanyak 79 paper dinyatakan diterima melalui proses seleksi ilmiah, sementara 19 paper lainnya berasal dari penulis luar negeri yang mewakili delapan negara. Komposisi tersebut mempertemukan karya ilmiah nasional dan internasional dalam satu forum yang mendorong pertukaran pengetahuan lintas negara.
“Paper yang diterima mencakup beragam bidang teknologi informasi dan komputasi, mulai dari kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), machine learning, deep learning, keamanan siber (cybersecurity), pengolahan citra, hingga penerapan Internet of Things (IoT). Keragaman topik ini memperlihatkan bagaimana penelitian akademik terus berkembang untuk merespons kebutuhan transformasi digital di berbagai sektor,” ujar Dr. Anik, Jumat (6/11).
Partisipasi peneliti nasional dalam ICAISD 2026 juga membuka peluang bagi perguruan tinggi dan institusi penelitian di Indonesia untuk memperluas eksposur hasil risetnya di tingkat internasional. Melalui forum ini, peneliti berkesempatan mempresentasikan karya ilmiah sekaligus memperoleh perspektif dan masukan dari komunitas akademik yang lebih luas.
“Mengusung tema AI-Driven Cybersecurity Operation and Strategy, ICAISD 2026 menyoroti peran kecerdasan buatan dalam mendukung operasi dan strategi keamanan digital. Tema ini relevan dengan meningkatnya kebutuhan terhadap inovasi teknologi, perlindungan informasi, serta pengembangan strategi keamanan siber di tengah pesatnya transformasi digital,” pungkasnya.
ICAISD 2026 dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 3 Desember 2026 di BSI Convention Center (BSI Convex), Bekasi, Jawa Barat, dengan format hybrid. Konferensi ini diharapkan menjadi ruang bagi akademisi, peneliti, praktisi industri, dan mahasiswa untuk berbagi hasil penelitian, memperkuat kolaborasi, serta mendorong inovasi teknologi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca juga: 19 Paper Peneliti dari 8 Negara Diterima ICAISD 2026, Perkuat Jejaring Riset Internasional UBSI
Melalui penyelenggaraan ICAISD 2026, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekosistem penelitian nasional sekaligus membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi akademisi Indonesia di komunitas ilmiah internasional.
Konferensi ini diharapkan dapat mendorong semakin banyak penelitian berkualitas dari Indonesia yang berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi global. Informasi lebih lanjut mengenai ICAISD 2026 dapat diakses melalui https://conference.bsi.ac.id/.