Jakarta, BSINews – Film berjudul ‘Sendal’ berhasil meraih juara umum film pendek pada Broadcasting Award 2022. Film ini merupakan karya mahasiswa semester 3 program studi Penyiaran Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Kalimalang.
Belum lama ini, prodi Penyiaran Universitas BSI kembali menggelar Broadcasting Award 2022. Festival film pendek tahunan yang diikuti ratusan mahasiswa semester 3 dan 4 program studi Penyiaran serta Ilmu Komunikasi ini berlangsung sejak 22 – 27 November 2022. Kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi keberangkatan, berlokasi di Wisma Aset Cimacan, Jawa Barat.
Baca juga: Broadcasting Award 2022 Ruang Unjuk Kreativitas Mahasiswa Universitas BSI
Sendal Raih Juara Umum Dalam Ajang Broadcasting Award 2022
Broadcasting Award 2022 dihadiri oleh ketua program studi Penyiaran Universitas BSI Intan Leliana dan ditemani tiga dewan juri penilai film dari Volks Creative yakni Satrio Pamungkas sebagai juri penyutradaraan & naskah, Erik Ferdian sebagai juri tata artistik & sinematografi dan Yogi Tri Kuncoro sebagai juri editing & tata suara.
Ketua pelaksana Achmad Haikal berharap para peserta benar-benar bisa menjadikan ajang Broadcasting Award 2022 ini sebagai kesempatan untuk mengaplikasikan semua materi pembelajaran di kelas. Terutama dalam proses pembuatan film pendek, baik sejak pra produksi, produksi hingga pasca produksi.
“Kegiatan wajib ini menjadi ajang kreasi, eksibisi dan kompetisi seluruh kelas di Prodi Penyiaran Universitas BSI. Mengaplikasikan kompetensi dari mata kuliah terpadu yakni penulisan naskah televisi, penyutradaraan televisi, teknik tata suara musik tv, teknik editing, tata artistik dan sinematografi serta untuk semester 4 pada mata kuliah dokumeter TV,” tutur Haikal, Minggu (27/11).
Baca juga: Prospek Karir Bergensi di Prodi Broadcasting UBSI
Di sisi lain, Intan mengungkapkan, bahwa Broadcasting Award 2022 ini menjadi ruang mahasiswa berpengalaman secara langsung dalam proses produksi, di mana tahapan produksi kurang dari 24 jam.
“Semoga setiap peserta mendapatkan ilmu dari praktisi yang nantinya dapat dijadikan bahan referensi dalam pembelajaran serta mengevaluasi karya yang sudah dibuat,” pungkasnya.(ACH)