Akbar Setiawan Lolos Beasiswa Jalur Undangan UBSI, Disiplin Belajar Jadi Faktor Utama
BSINews, Karawang – Akbar Setiawan, siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Industri Mandiri Karawang, berhasil meraih beasiswa penuh 100 persen melalui jalur undangan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Karawang. Pengumuman penerima beasiswa tersebut disampaikan dalam acara perpisahan siswa kelas 12 yang digelar di Restaurant Alam Ceria, pada Senin (27/4).
Siswa SMK Industri Mandiri Dapat Beasiswa 100 Persen UBSI Berkat Konsistensi Akademik
Beasiswa diberikan tanpa melalui tes seleksi, melainkan berdasarkan rekam jejak akademik siswa selama menempuh pendidikan di sekolah. Akbar menjadi salah satu penerima beasiswa tertinggi bersama sejumlah siswa lain yang dinilai memiliki konsistensi nilai dari semester ke semester.
Akbar mengatakan pencapaian tersebut diperoleh melalui proses yang tidak mudah. Selama menjalani pendidikan di sekolah kejuruan, ia harus menjaga keseimbangan antara pembelajaran teori, praktik, serta tugas akademik yang padat.
“Tantangannya bukan cuma memahami pelajaran, tapi menjaga nilai tetap stabil. Kadang ada rasa jenuh, tapi harus tetap disiplin,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Karawang pada Selasa (28/4).
Menurut Akbar, manajemen waktu menjadi faktor penting dalam mempertahankan performa akademiknya. Ia terbiasa membagi waktu antara kegiatan sekolah, praktik, dan belajar mandiri di rumah agar tugas tidak menumpuk.
“Kalau tidak diatur, tugas bisa menumpuk. Jadi saya biasakan mengerjakan sedikit demi sedikit, tidak menunggu mendekati deadline,” katanya.
Selain tuntutan akademik, Akbar juga mengaku menghadapi tekanan untuk mempertahankan prestasi. Ekspektasi dari lingkungan sekolah maupun keluarga menjadi motivasi agar tetap menjaga konsistensi belajar.
“Ada rasa khawatir kalau nilai turun. Tapi itu justru jadi motivasi untuk tetap konsisten,” ucapnya.
Kepala Kampus UBSI kampus Karawang, Mohammad Syamsul Azis, menjelaskan bahwa jalur undangan dirancang untuk memberikan kesempatan kepada siswa yang menunjukkan performa akademik stabil dalam jangka panjang.
“Penilaian kami berbasis rekam jejak. Konsistensi menjadi indikator penting karena mencerminkan kesiapan mahasiswa dalam jangka panjang,” ujarnya.
Ia menambahkan, beasiswa penuh yang diterima Akbar merupakan bentuk apresiasi atas disiplin belajar yang dijaga selama di bangku sekolah.
“Ini bukan hanya soal nilai tinggi, tetapi tentang komitmen yang dijaga terus-menerus. Itu yang menjadi dasar penilaian,” kata Azis.
Baca juga : Konsisten Jaga Prestasi, Akbar Setiawan Raih Beasiswa Penuh UBSI Kampus Karawang
Di tengah meningkatnya persaingan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, jalur undangan dinilai menjadi alternatif bagi siswa yang memiliki performa akademik stabil, meski tidak selalu menonjol dalam ujian seleksi. Skema tersebut juga memberikan kepastian lebih awal bagi siswa terkait kelanjutan studi mereka.
Bagi Akbar, beasiswa yang diperolehnya menjadi titik penting dalam menentukan rencana masa depan. Ia mengaku sempat mempertimbangkan untuk langsung bekerja setelah lulus sekolah, sebelum akhirnya memutuskan melanjutkan pendidikan tinggi.
“Dengan adanya beasiswa ini, saya bisa fokus ke pendidikan tanpa terlalu khawatir soal biaya,” ujarnya.
Ke depan, Akbar berencana melanjutkan studi di bidang teknologi informasi. Ia berharap kebiasaan menjaga konsistensi belajar selama di sekolah dapat menjadi bekal dalam menghadapi tantangan perkuliahan.
“Tantangannya pasti berbeda, tapi saya ingin tetap menjaga ritme belajar yang sudah terbentuk,” katanya.
Pencapaian Akbar menjadi contoh bahwa kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi tidak hanya ditentukan oleh hasil seleksi sesaat, tetapi juga oleh proses panjang yang dijalani secara disiplin dan konsisten sejak awal. Melalui jalur undangan dan program beasiswa yang diberikan, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan maupun dunia kerja. (Indari)