Anak Mampang Prapatan Mendadak Jadi Pakar Media Online: Dari Main TikTok ke Buru Artikel Ilmiah

0 60

BSINews, Jakarta – Sabtu, 30 September 2023, suasana RT 002/RW 002 Tegal Parang, Mampang Prapatan, berubah drastis. Bukan karena hajatan besar atau lomba 17-an, melainkan berkat pengabdian masyarakat dari Universitas BSI (Bina Sarana Informatika). Topik hari itu? Pelatihan “Pemanfaatan Media Online dalam Proses Pembelajaran” – atau gampangnya, cara bijak memanfaatkan internet biar tugas sekolah nggak selalu berakhir dengan nonton video kucing lucu.

Baca juga: Tim Dosen Universitas BSI Jakarta Adakan Pelatihan Optimalisasi Media Digital untuk Edukasi Kesehatan di Posyandu Seruni, Kelurahan Buaran Indah

Acara yang digelar lewat Zoom ini sukses menarik sekitar 30 peserta, kebanyakan anak-anak setempat. Mulai dari bocah yang baru lancar baca sampai remaja yang biasa scrolling media sosial, semua duduk manis, siap menyerap ilmu. Para tutor Universitas BSI, dengan semangat yang nggak kalah sama konten kreator, membimbing peserta memahami cara mencari artikel bermanfaat di internet – ya, artikel bermanfaat, bukan hoax atau cerita konspirasi aneh-aneh.

Andika Bayu Hasta Yanto, sang tutor utama, membuka sesi dengan tips sederhana tapi jitu: bagaimana mencari artikel dan tutorial yang pas buat ngerjain tugas sekolah. Anak-anak tampak terperangah. “Ternyata cari artikel ilmiah gampang, ya, nggak ribet kayak cari video kucing viral,” celetuk salah satu peserta, bikin sesi pelatihan penuh gelak tawa.

Ade Suryanto, ketua pelaksana, menambahkan pentingnya memahami dan menggunakan media online dengan cerdas. “Kalau dulu orang tua kalian harus keliling perpustakaan, sekarang tinggal klik-klik dikit,” ujarnya sambil tertawa. Sesi ditutup dengan pembagian suvenir buat para peserta yang setia mengikuti acara sampai akhir, bikin suasana makin semarak.

Baca juga: Dosen Universitas BSI Ajarkan Strategi Branding Melalui Media Sosial Bagi Kelompok PKK RW 001 Cibubur

Universitas BSI berharap pelatihan ini bukan sekadar sesi online yang dilupakan esok hari, tapi jadi langkah awal anak-anak Mampang untuk mulai berpikir lebih kritis dan bijak dalam menggunakan internet. Dan siapa tahu, dari pelatihan ini, ada yang nantinya jadi jurnalis, ilmuwan, atau setidaknya—pengguna internet yang nggak asal share berita heboh.(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.