Audit Mutu Internal Prodi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Kampus Sukabumi Tingkatkan Standar Akademik

0 11

BSINews, Sukabumi – Upaya terus meningkatkan kualitas pendidikan dan tata kelola akademik dilakukan oleh Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi melalui Audit Mutu Internal. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi program studi untuk memastikan standar akademik selalu selaras dengan perkembangan pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Google Meet pada Senin (4/8).

Upaya Berkelanjutan Dorong Peningkatan Mutu Prodi dan Tata Kelola Akademik

Audit Mutu Internal menjadi agenda penting dalam siklus penjaminan mutu perguruan tinggi, karena memungkinkan program studi mengevaluasi capaian kinerja, mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, serta memastikan setiap kegiatan akademik berjalan sesuai standar nasional pendidikan tinggi.

Kaprodi Sistem Informasi Akuntansi UBSI kampus Sukabumi, Rizal Amegia Saputra, menjelaskan bahwa audit mutu internal bukan sekadar proses evaluasi, tetapi juga sarana untuk mendorong inovasi dan perbaikan berkelanjutan.

“Audit mutu internal menjadi langkah strategis untuk menjaga konsistensi mutu akademik. Kami ingin memastikan setiap proses pembelajaran, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat berjalan sesuai standar, relevan dengan perkembangan industri, dan memberi dampak nyata bagi mahasiswa,” ujar Rizal dalam keterangan tertulis, Selasa (5/8).

Melalui kegiatan ini, tim program studi mendapatkan masukan konstruktif untuk memperkuat sistem manajemen mutu. Hasil audit akan menjadi acuan dalam merancang strategi pengembangan program studi ke depan, termasuk pembaruan kurikulum dan peningkatan layanan akademik.

Baca juga: Audit Mutu Internal Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Kampus Sukabumi

Langkah ini menegaskan komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif untuk selalu adaptif terhadap dinamika pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan yang relevan di era digital.(Tiara Sari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.