Audit Mutu Internal UBSI 2025 Dorong Peningkatan Kualitas Prodi Akuntansi

0 89

BSINews, Jakarta – Dalam rangka menjaga dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melalui Badan Penjaminan Mutu dan Akreditasi (BPMA) menyelenggarakan Audit Mutu Internal (AMI) Siklus 7 Tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai kesesuaian pelaksanaan standar pendidikan dengan ketentuan yang berlaku serta menjadi sarana perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan program studi. Audit ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa–Rabu, 29–30 Juli 2025.

Standar Pembelajaran dan Integrasi Penelitian Jadi Fokus Evaluasi

Audit mencakup lima standar pendidikan tinggi, yaitu: Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi Pembelajaran, Standar Proses Pembelajaran, Standar Penilaian Pembelajaran, serta Standar Integrasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Pembelajaran. Proses audit dilakukan oleh dua auditor internal, Agung Baitul Hikmah dan Eni Irfiani, dengan auditee Syamsul Bahri, selaku Ketua Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBSI.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) UBSI, sekaligus mencerminkan komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam menjaga kualitas akademik. Selama dua hari pelaksanaan, audit berjalan lancar dan diikuti secara aktif oleh tim auditee. Selain melakukan penilaian terhadap dokumen dan implementasi standar, auditor juga memberikan masukan konstruktif sebagai bentuk pendampingan mutu.

Syamsul Bahri menyampaikan pandangannya terkait pentingnya audit mutu sebagai upaya reflektif dalam peningkatan kualitas akademik di lingkungan program studi. “Audit ini menjadi cermin untuk menilai sejauh mana standar pembelajaran telah dijalankan, serta sebagai pijakan dalam meningkatkan mutu akademik secara berkelanjutan,” ujar Syamsul dalam rilis yang diterima, Rabu (30/7).

Secara umum, program studi telah menunjukkan komitmen dalam menerapkan standar pembelajaran. Namun demikian, terdapat sejumlah catatan yang perlu mendapatkan perhatian, seperti perlunya peningkatan integrasi antara hasil penelitian dosen dengan materi ajar, penyusunan dokumentasi penilaian yang lebih terstruktur dan selaras dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), serta evaluasi pembelajaran yang didukung oleh data kuantitatif secara konsisten.

Sebagai bentuk tindak lanjut, auditor Agung Baitul Hikmah merekomendasikan sejumlah saran strategis untuk mendukung perbaikan mutu. “Penyusunan sistem dokumentasi evaluasi pembelajaran yang lebih rapi dan berbasis data, serta peningkatan kolaborasi antara dosen dan tim pengabdian kepada masyarakat perlu diperkuat untuk mendukung integrasi dalam pembelajaran,” ungkap Agung dalam sesi akhir audit.

Baca juga: Audit Mutu Internal Tracer Study Perkuat Layanan Alumni dan Koneksi Dunia Kerja

Audit Mutu Internal ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam mendorong peningkatan kualitas akademik di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, khususnya Program Studi Akuntansi, sebagai bagian dari komitmen UBSI menjalankan sistem penjaminan mutu secara berkelanjutan.(Tiara Sari)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.