Dosen UBSI Kampus Tasik, Tekankan Batasan Penggunaan ChatGPT dalam Tugas Kuliah

0 88

BSINews, Tasikmalaya – Seiring dengan semakin populernya kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT di kalangan pelajar dan mahasiswa, muncul pertanyaan tentang batasan penggunaannya dalam konteks akademik.

Menanggapi hal tersbeut, Dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Tasikmalaya, Bambang Kelana Simpony, menegaskan bahwa penggunaan AI dalam pembelajaran harus dilakukan secara bijak dan tidak menggantikan proses berpikir kritis mahasiswa.

Baca juga: Waspadai “Fake Scholarship”, UBSI Kampus Tasikmalaya Tekankan Beasiswa Resmi yang Mudah Diakses

“AI seperti ChatGPT itu canggih dan bisa membantu dalam proses belajar. Tapi mahasiswa harus paham bahwa ini hanya alat bantu, bukan mesin penjawab semua soal,” ungkap Bambang, kepada media, Kamis (10/7).

Ia menjelaskan bahwa banyak mahasiswa mulai terbiasa menyalin jawaban dari AI untuk tugas-tugas kuliah, tanpa mengevaluasi atau memahami isinya. Ini menurutnya, bisa menurunkan kualitas akademik dan menjauhkan mahasiswa dari proses berpikir mandiri yang menjadi esensi pendidikan.

“Sebagai kampus berbasis teknologi, Universitas BSI kampus Tasikmalaya tidak melarang penggunaan AI dalam proses belajar. Justru kampus mendorong pemanfaatannya secara etis, seperti untuk brainstorming, pengembangan ide, dan mencari referensi,” tambahnya.

Namun, kata Bambang, mahasiswa juga diberikan pembekalan literasi digital dan etika penggunaan teknologi agar tetap menjunjung integritas akademik. Ia menambahkan bahwa ke depan, kecakapan menggunakan AI secara etis justru akan menjadi nilai tambah di dunia kerja.

“Kami ingin mahasiswa kami tidak hanya bisa mengakses teknologi, tapi juga mengerti cara bertanggung jawab menggunakannya. Itulah lulusan yang siap bersaing,” tegasnya.

Baca juga: Cetak Programmer Kompeten, UBSI Kampus Tasikmalaya Adakan Pembekalan Sertifikasi bagi Mahasiswa

Dengan biaya kuliah yang terjangkau, fasilitas digital lengkap, dan dosen-dosen yang melek teknologi, Universitas BSI kampus Tasikmalaya sebagai Kampus Digital Kreatif terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidakhanya cerdas secara digital, tetapi juga beretika dalam berkarya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.