BEC UBSI Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda Melalui Sarasehan KMI Expo 2025
BSINews, Jakarta – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kemendikbudristek menyelenggarakan Sarasehan KMI Expo 2025 pada 19–20 November 2025 di Universitas Tidar. Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Sinergi Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi untuk Kemandirian Bangsa” ini menjadi forum strategis bagi pengelola kewirausahaan dari seluruh perguruan tinggi Indonesia untuk mengevaluasi capaian dan merumuskan arah baru Program Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (PKMI). Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif turut hadir melalui BSI Entrepreneur Center (BEC) yang diwakili oleh Mahmud Syarif selaku Koordinator Event BEC.
BEC UBSI Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda
Sarasehan dibuka dengan pidato kunci dari perwakilan Ditjen Diktiristek yang menekankan pentingnya sinergi ekosistem kewirausahaan untuk memperkuat kemandirian bangsa. Kegiatan berlanjut dengan sesi pleno yang membahas evaluasi PKMI tahun sebelumnya, pencapaian program wirausaha mahasiswa, tantangan implementasi di lapangan, serta arah kebijakan yang akan diperkuat pada tahun mendatang.
Setelah sesi pleno, peserta mengikuti Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) yang mencakup tiga isu strategis: perumusan kurikulum dan modul kewirausahaan yang relevan dengan perkembangan industri dan teknologi; strategi pendampingan serta akselerasi startup mahasiswa agar mampu masuk ke pasar dan mendapatkan akses permodalan; serta penguatan jejaring kolaboratif antara perguruan tinggi, industri, dan investor. Dalam forum tersebut, sejumlah perguruan tinggi juga memaparkan praktik terbaik (best practices) yang telah berhasil menghasilkan startup unggul dan inovasi berdaya saing.
Mahmud Syarif menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru dan sangat bermanfaat bagi pengembangan ekosistem kewirausahaan di UBSI. “Sarasehan ini membuka pandangan kami mengenai berbagai model pendampingan yang lebih adaptif dan efektif untuk pengembangan startup mahasiswa. Banyak hal yang bisa langsung kami implementasikan di BEC agar program kewirausahaan di UBSI semakin kuat,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Sabtu (22/11).
Pada akhir kegiatan, sarasehan menghasilkan sejumlah rekomendasi resmi sebagai dasar penyempurnaan kebijakan PKMI, di antaranya peningkatan kapasitas pendamping, perluasan jejaring industri, serta integrasi kewirausahaan ke dalam kurikulum perguruan tinggi.
Keikutsertaan BEC dalam Sarasehan KMI Expo 2025 memberikan manfaat signifikan, mulai dari akselerasi program wirausaha mahasiswa, perluasan jejaring kolaborasi dengan perguruan tinggi dan industri, hingga benchmarking untuk mengidentifikasi peluang penguatan ekosistem technopreneurship di UBSI.
Sarasehan KMI Expo 2025 kembali menegaskan perannya sebagai wadah nasional untuk memperkuat kolaborasi, menyusun strategi, dan mendorong tumbuhnya wirausaha muda berdaya saing. UBSI melalui BEC berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam membangun generasi wirausaha kreatif, inovatif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. (Alisa)