Belajar Langsung dari Founder JakCloth, Mahasiswa UBSI Asah Skill Event Management
BSINews, Jakarta- Workshop Event Management UBSI yang diselenggarakan Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menjadi langkah nyata dalam membekali mahasiswa semester enam dengan kompetensi pengelolaan acara berbasis industri. Rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 4 Juni hingga Juli 2026 di Kampus UBSI Pemuda, Jakarta Timur, dan Kampus UBSI BSD ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif, mulai dari penyusunan konsep hingga evaluasi pelaksanaan sebuah event.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus menghadirkan pembelajaran berbasis praktik yang selaras dengan kebutuhan dunia industri. Melalui Workshop Event Management, mahasiswa tidak hanya memperoleh teori di ruang kelas, tetapi juga kesempatan mengasah kemampuan dalam merancang, mengelola, dan mengevaluasi sebuah kegiatan secara profesional.
Workshop Event Management terdiri atas tiga tahapan utama, yakni pembekalan, pitching, serta apresiasi dan evaluasi. Ketiga rangkaian tersebut saling berkesinambungan untuk membentuk pemahaman mahasiswa mengenai proses penyelenggaraan event, mulai dari perumusan ide, penyusunan konsep, implementasi, hingga evaluasi hasil kegiatan.
Pada tahap pembekalan, Program Studi Ilmu Komunikasi menghadirkan Founder dan Owner JakCloth, Ahmad Ichsan Nasution, sebagai narasumber. Dalam sesi tersebut, ia membagikan pengalaman mengenai dinamika industri event, pentingnya membangun konsep yang kuat, strategi mengelola tim kerja, menjalin hubungan dengan sponsor dan mitra, hingga kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan tren penyelenggaraan acara.
Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika, Intan Leliana, menegaskan bahwa pengalaman praktik merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa.
“Pengalaman praktis merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa Ilmu Komunikasi. Workshop Event Management menjadi media bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang,” ujar Intan.
Setelah memperoleh pembekalan, mahasiswa mengikuti sesi pitching dengan mempresentasikan konsep event yang telah dirancang. Beragam ide kreatif yang ditampilkan menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan strategi komunikasi, pemasaran, pengelolaan anggaran, manajemen sumber daya manusia, publikasi, hingga mitigasi risiko ke dalam sebuah perencanaan yang komprehensif.
Proses pitching tersebut menjadi simulasi nyata yang memperkenalkan mahasiswa pada standar profesional dalam industri event management. Melalui sesi ini, mahasiswa juga memperoleh masukan dari para dosen dan praktisi untuk menyempurnakan konsep yang telah disusun.
Sebagai penutup, Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI menggelar sesi apresiasi dan evaluasi yang menjadi ruang refleksi bersama atas seluruh rangkaian kegiatan. Evaluasi dilakukan secara konstruktif dengan meninjau proses perencanaan, koordinasi, pelaksanaan, hingga penyelesaian event, sehingga mahasiswa dapat memahami kelebihan yang perlu dipertahankan serta aspek yang masih perlu ditingkatkan.
Baca juga: Universitas BSI Gelar Workshop Event Management: Siapkan Mahasiswa Jadi Event Planner Handal!
Melalui penyelenggaraan Workshop Event Management, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika terus memperkuat implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Kegiatan ini menjadi bukti bahwa proses pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui praktik nyata yang mendorong mahasiswa berpikir kritis, bekerja secara kolaboratif, dan menghasilkan solusi kreatif sesuai kebutuhan industri komunikasi dan ekonomi kreatif.
Workshop Event Management diharapkan menjadi agenda akademik yang terus dikembangkan sebagai bagian dari komitmen Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI dalam mencetak lulusan yang kompeten, inovatif, adaptif, dan siap berkontribusi sebagai profesional di bidang event management maupun industri komunikasi secara luas.