BSINews, Jakarta- Mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Kayla Shabirah Putri, berhasil menjadi delegasi Indonesia dalam ajang Global Youth Congress 2026 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, pada Juli 2026. Keikutsertaannya dalam forum kepemudaan internasional ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UBSI mampu bersaing di tingkat global sekaligus membawa nama baik almamater di hadapan peserta dari berbagai negara.
Baca juga: Delegasi UBSI Masuk Top 5 Best Speaker di Global Youth Congress 2026 Thailand
Sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas Bina Sarana Informatasi (UBSI) terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik maupun nonakademik hingga ke tingkat internasional. Partisipasi Kayla dalam Global Youth Congress 2026 menjadi salah satu wujud nyata komitmen kampus dalam mencetak lulusan yang memiliki wawasan global, kemampuan komunikasi yang unggul, dan siap menghadapi tantangan industri internasional.
Kayla, mahasiswi semester enam Program Studi Ilmu Komunikasi dengan peminatan Broadcasting, mengaku sejak awal memilih jurusan tersebut karena memiliki ketertarikan besar terhadap dunia kreatif dan media digital yang terus berkembang.
“Saya memilih jurusan Ilmu Komunikasi dengan fokus Broadcasting karena ingin belajar lebih dalam tentang bagaimana menyampaikan pesan yang efektif, kreatif, dan berdampak bagi banyak orang melalui media digital,” ujar Kayla.
Selama menjalani perkuliahan, Kayla aktif mengikuti berbagai kegiatan akademik maupun organisasi. Ia tergabung dalam Himpunan Mahasiswa (HIMA), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jurnalistik, serta menjadi bagian dari BSI Talent Squad sebagai Brand Ambassador Kampus. Tidak hanya itu, ia juga pernah menjalani magang internasional sebagai Creative Intern di El Sky Media, sebuah digital media agency di Malaysia.
Pengalaman tersebut memberikan kesempatan bagi Kayla untuk terlibat langsung dalam pengelolaan media sosial klien, penyusunan kampanye digital, hingga dokumentasi berbagai kegiatan berskala internasional.
“Saya belajar langsung mengelola media sosial klien, membuat konsep kampanye digital, sampai dokumentasi event-event besar. Pengalaman itu membuka cakrawala saya terhadap dunia kerja internasional,” ungkapnya.
Keikutsertaannya dalam Global Youth Congress 2026 berawal dari proses seleksi yang cukup kompetitif. Kayla harus melewati tahapan administrasi, penyusunan esai, hingga akhirnya dinyatakan lolos sebagai delegasi Indonesia untuk mengikuti forum yang mempertemukan pemuda dari berbagai negara tersebut.
Baca juga: Kirim 4 Delegasi, UBSI Berpartisipasi dalam Global Youth Congress 2026 di Bangkok
Selama berada di Bangkok, Kayla mengikuti berbagai agenda, mulai dari diskusi panel mengenai isu-isu global, workshop kepemimpinan, hingga kegiatan cultural exchange yang mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang budaya.
“Motivasi terbesar saya mengikuti Global Youth Congress adalah memperluas networking di tingkat global dan belajar langsung dari pemuda-pemuda hebat dari berbagai negara. Saya juga ingin membawa perspektif baru sekaligus mengharumkan nama UBSI di forum internasional,” tuturnya.