Bersatu dalam Perbedaan, Mahasiswa UBSI Ajak Siswa SD Pahami Integrasi Nasional
BSINews, Jakarta – Sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menegaskan komitmennya terhadap pendidikan karakter sejak usia dini melalui kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Bersatu dalam Perbedaan Membangun Integrasi Nasional”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Rabu (14/5) di SDN Kota Bambu 03 Pagi, Jakarta, dan melibatkan siswa-siswi kelas 5 serta para guru.
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menanamkan nilai persatuan dalam keberagaman kepada generasi muda, khususnya di tengah realitas multikultural Indonesia. Mahasiswa UBSI kampus Slipi hadir sebagai fasilitator dalam menyampaikan materi edukatif terkait pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui pemahaman konsep integrasi nasional.
Baca juga: Mahasiswa UBSI Kampus Bekasi Buka Wawasan Digital Anak SD Lewat Sejarah Teknologi
Integrasi nasional sendiri merupakan proses menyatukan berbagai perbedaan dalam masyarakat Indonesia baik dari segi budaya, agama, maupun suku demi mewujudkan keharmonisan dan keselarasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Wali kelas 5B SDN Kota Bambu 03 Pagi, Henny Herlina, menyampaikan bahwa nilai toleransi dalam ideologi Pancasila sangat penting untuk ditanamkan sejak dini. “Agar kita saling menghargai perbedaan satu sama lain, sehingga tidak saling mengejek agama, ras, atau suku yang dimiliki,” ujarnya dalam keterangan rilis, Rabu (14/5).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tim mahasiswa yang telah datang ke sekolah. “Terima kasih kepada mahasiswa Universitas BSI kampus Slipi yang telah memberikan pengetahuan kepada murid-murid tentang bersatu dalam perbedaan dan pentingnya integrasi nasional,” tuturnya.
Baca juga: Kuliah Sambil Kerja, Mimpi yang Nggak Harus Ditunda Sampai Anak Masuk SD
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga menjadi ajang interaktif bagi para siswa untuk menyampaikan pandangan mereka mengenai keberagaman, serta belajar bagaimana nilai-nilai kebangsaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa dapat memahami bahwa perbedaan bukanlah sumber konflik, melainkan potensi untuk membangun kesatuan yang lebih kuat.
Melalui program ini, UBSI terus berupaya membentuk karakter generasi muda Indonesia yang toleran, menghargai perbedaan, dan siap menjadi pelopor integrasi nasional demi masa depan bangsa yang lebih harmonis.(Niken)