BSINews, Tegal – Ajang BSI Flash 2026 Talent Competition kategori Tari Tradisional sukses memukau pengunjung Rita SuperMall Tegal pada Minggu (02/11). Kegiatan yang digelar Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tegal ini menampilkan semangat pelajar dalam melestarikan budaya nusantara, dengan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kramat dan Sekolah Menengah Kejuran Negeri (SMKN) 2 Tegal tampil gemilang meraih juara.
Seni Tari Tradisional Warnai Keseruan BSI Flash 2026
Ajang yang diselenggarakan oleh UBSI kampus Tegal ini kembali membuktikan bahwa kreativitas generasi muda Tegal dan sekitarnya tidak hanya bersinar di bidang modern, tapi juga dalam melestarikan seni tradisional Indonesia. Tema besar “Beyond the Game” benar-benar terasa di kompetisi ini, bukan sekadar lomba, tapi juga perayaan identitas budaya dan semangat pelajar dalam menjaga warisan leluhur.
Dalam kompetisi yang berlangsung meriah ini, SMAN 1 Kramat tampil luar biasa dan berhasil mendominasi dua posisi teratas. Lewat penampilan Tari Ngganong, mereka sukses memukau juri dengan kekuatan ekspresi, detail gerakan yang presisi, serta kostum khas yang menonjolkan karakter tradisi lokal. Penampilan ini membawa mereka meraih Juara 1 dan menjadi pusat perhatian seluruh pengunjung Rita SuperMall.
Tak berhenti di situ, tim kedua dari SMAN 1 Kramat kembali unjuk kebolehan lewat Tari Dugderan Semarang, yang penuh warna dan ceria. Gerakan yang lincah dan koreografi yang menggambarkan kemeriahan tradisi Dugderan membuat suasana panggung terasa hidup dan menghibur. Alhasil, mereka pun sukses membawa pulang Juara 2, menegaskan dominasi SMAN 1 Kramat dalam kategori Tari Tradisional tahun ini.
Sementara itu, SMKN 2 Tegal turut mencuri perhatian dengan penampilan Tari Bambangan Cakil yang kuat, dinamis, dan penuh karakter. Adu gerak antara ksatria dan raksasa yang menjadi ciri khas tarian ini dibawakan dengan teknik yang luar biasa. Penonton berulang kali memberi tepuk tangan panjang sebagai bentuk apresiasi. Karya ini mengantarkan SMKN 2 Tegal meraih posisi Juara 3 dan menjadi bukti bahwa semangat seni di kalangan pelajar Tegal tetap menyala.
Baca juga: ZHEPRASCA SMAN 1 Cisaat Pertahankan Tradisi Juara Utama di LKBB BSI Flash 2025
Kompetisi ini menjadi panggung bagi pelajar untuk mengekspresikan cinta mereka terhadap budaya daerah. Dari tata busana hingga rias wajah, setiap tim menampilkan detail khas yang menunjukkan betapa seriusnya mereka dalam mempersiapkan penampilan. Bagi banyak peserta, ajang ini bukan sekadar lomba, tapi juga cara untuk menunjukkan jati diri dan mengenalkan budaya Jawa Tengah kepada masyarakat luas, terutama generasi muda.
Tak sedikit penonton yang tampak terharu saat menyaksikan keindahan tarian-tarian tersebut. Seorang pengunjung bahkan berkomentar.
“Luar biasa! Anak-anak muda sekarang keren banget. Mereka nggak cuma bisa nari modern, tapi juga bisa bawain tari tradisional dengan bangga. Ini baru generasi penerus budaya!”
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif senantiasa mendorong generasi muda untuk terus berkarya, mengekspresikan diri, serta menjaga warisan budaya melalui berbagai kegiatan positif. Dalam sambutannya, Warjiyono, selaku Kepala Kampus UBSI Tegal, menyampaikan apresiasinya kepada para peserta yang telah menampilkan karya terbaiknya.
“Melihat semangat para peserta hari ini, kita bisa yakin bahwa budaya kita tidak akan pernah punah. UBSI bangga bisa jadi wadah bagi generasi muda untuk terus berkarya dan mengekspresikan diri,” ucapnya dalam keterangan rilis, Selasa (04/11).
Warjiyono juga menegaskan bahwa BSI Flash 2026 Talent Competition bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tapi juga bentuk nyata komitmen UBSI kampus Tegal dalam mengembangkan potensi seni dan kreativitas di kalangan pelajar.
“Lewat acara ini, kami ingin memberi ruang bagi anak muda untuk menunjukkan kemampuan mereka, baik di seni modern seperti K-Pop Dance maupun seni tradisional seperti tari daerah,” tambahnya.
Kemeriahan BSI Flash 2026 di Rita SuperMall Tegal ini menjadi bukti bahwa seni dan budaya bisa menjembatani semangat kebersamaan antar pelajar dari berbagai daerah. Para peserta saling memberi semangat dan apresiasi, menunjukkan bahwa kompetisi ini bukan tentang rivalitas semata, melainkan tentang kebersamaan, kreativitas, dan cinta budaya.
Di akhir acara, seluruh peserta foto bersama di panggung utama, membawa senyum dan rasa bangga atas karya yang telah mereka tampilkan. Beberapa guru pendamping bahkan tampak terharu melihat siswanya berhasil tampil gemilang di hadapan ratusan penonton.
BSI Flash 2026 Talent Competition kategori Tari Tradisional menjadi salah satu penutup manis dari rangkaian panjang kegiatan BSI Flash tahun ini. Dari olahraga, seni modern, hingga seni budaya, semuanya menyatu dalam semangat “Beyond the Game”, pesan bahwa setiap kompetisi bukan hanya tentang menang dan kalah, tapi tentang melangkah lebih jauh dari batas diri sendiri.
Dengan semangat itulah, SMAN 1 Kramat dan SMKN 2 Tegal berhasil mengukir prestasi gemilang. Namun lebih dari itu, seluruh peserta layak disebut juara karena telah menjaga dan menghidupkan kembali kekayaan budaya Indonesia di tengah arus modernisasi.
BSI Flash 2026 pun resmi menjadi ajang yang bukan hanya memacu adrenalin, tapi juga menggetarkan hati — tempat di mana seni, semangat, dan budaya berpadu dalam harmoni yang indah.(Dina Olivia)