Bukan Sekadar Lomba, Ini Ajang Pamer Skill Web Desain Anak SMK yang Siap Bikin Programmer Tua Keringetan!

0 138

BSINews, Jakarta – Kalau kamu pikir anak-anak SMK cuma bisa ngoprek motor atau solder kabel, siap-siap dibuat terpukau. Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat 1 bakal ngadain ajang yang ngebuktiin kalau anak SMK juga bisa ngoding dan ngedesain web kece yang bikin jempol auto nge-like! Yap, inilah Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK bidang Teknik Desain Laman yang akan digelar pada Selasa-Rabu, 22-23 April 2025 mendatang di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cengkareng.

Baca juga: Dosen Universitas BSI Berikan Pelatihan Thunkable di Panti Asuhan, Cetak Programmer Junior Sejak Dini

Ajang ini bukan sembarang lomba, tapi ladang tempur buat para jawara coding dari berbagai SMK se-Jakarta Barat 1. Mereka bakal adu kreativitas, adu responsif, adu update teknologi, dan pastinya adu kece-kecean desain website. Dari mulai tata letak sampai kecepatan loading, semua bakal jadi penilaian yang menentukan siapa yang layak disebut Web Wizard masa depan.

UBSI Kampus Cengkareng dipercaya jadi tuan rumah, bukan karena numpang tenar, tapi karena reputasinya sebagai kampus teknologi yang udah dari sononya rajin ngasah talenta digital muda. Dengan lab komputer mentereng dan suasana akademik yang ramah anak muda, UBSI siap jadi tempat pembuktian bahwa masa depan web Indonesia bisa lahir dari tangan-tangan siswa SMK.

“Ini bukan cuma soal lomba, ini soal membuka jalan bagi anak muda untuk unjuk kemampuan. UBSI bangga bisa jadi bagian dari perjalanan mereka,” ujar Hardiyan, Kepala Kampus UBSI Cengkareng.

Menurutnya, ajang ini selaras banget dengan visi UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, yaitu melahirkan generasi digital yang bukan cuma paham teknologi, tapi juga bisa menciptakan inovasi yang berdampak.

Baca juga: Mencetak Programmer Andal: UBSI Kampus Purwokerto Gelar Sertifikasi Kompetensi Bertaraf Nasional

Selain bikin tangan peserta sibuk ngoding, acara ini juga bakal jadi momen seru buat saling tukar ilmu, kenalan sama sesama coder, dan dapet insight dari akademisi dan profesional dunia digital. Harapannya, dari ajang ini lahir bakat-bakat lokal yang kelak jadi web developer kelas dunia, yang karyanya bukan cuma dipakai di Indonesia, tapi juga bisa nempel di layar pengguna global!(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.