Buktikan Kompetensi Jaringan, Mahasiswa Teknologi Komputer Ikuti Sertifikasi Network Administrator Madya
BSINews, Tegal — Komitmen dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja terus ditunjukkan oleh Program Studi Teknologi Komputer Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tegal. Salah satunya melalui penyelenggaraan Sertifikasi Kompetensi Network Administrator Madya Batch I yang digelar pada Selasa (13/01).
Siap Hadapi Dunia Industri, Mahasiswa Teknologi Komputer Perkuat Kompetensi Lewat Sertifikasi Profesi
Kegiatan sertifikasi berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB dan dipusatkan di Laboratorium Jaringan UBSI Kampus Tegal. Puluhan mahasiswa semester lima Program Studi Teknologi Komputer mengikuti kegiatan ini dengan antusias sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas diri dan kesiapan memasuki dunia industri.
Sertifikasi dilaksanakan secara intensif melalui tahapan uji teori dan praktik yang mengacu pada standar kompetensi nasional di bidang jaringan komputer. Bertindak sebagai asesor adalah Angga Ardiansyah, praktisi sekaligus akademisi yang berpengalaman di bidang teknologi informasi dan jaringan.
Ketua Program Studi Teknologi Komputer UBSI kampus Tegal, Suleman, menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan agenda strategis prodi dalam membekali mahasiswa dengan pengakuan profesional, tidak hanya kemampuan akademik semata.
“Kami tidak ingin mahasiswa hanya unggul di teori. Melalui sertifikasi Network Administrator Madya ini, mahasiswa dibekali pengakuan kompetensi yang diakui secara profesional dan relevan dengan kebutuhan industri,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Selasa (13/01).
Ia menambahkan, sertifikasi ini juga menjadi bagian dari penguatan kurikulum berbasis praktik dan kebutuhan dunia kerja. Dengan sertifikat kompetensi, mahasiswa memiliki nilai tambah yang signifikan, baik saat melamar pekerjaan maupun ketika ingin membangun usaha mandiri di bidang teknologi jaringan.
Baca juga : Dari Kampus ke Dunia Kerja Pentingnya Sertifikasi Jaringan bagi Mahasiswa Teknologi Informasi
Sementara itu, Angga Ardiansyah, menjelaskan bahwa asesmen dirancang untuk mengukur kemampuan riil peserta melalui berbagai unit kompetensi. Mulai dari perencanaan jaringan, instalasi dan konfigurasi perangkat, hingga pengujian serta troubleshooting jaringan.
“Sertifikasi ini bukan sekadar formalitas. Peserta diuji untuk benar-benar mampu mengimplementasikan keahlian jaringan secara langsung, seperti yang akan mereka hadapi di lapangan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknologi Komputer UBSI kampus Tegal terus menunjukkan konsistensinya dalam menyelenggarakan pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Sertifikasi kompetensi diharapkan dapat melahirkan lulusan yang profesional, kompeten, dan memiliki daya saing tinggi, baik di tingkat regional maupun nasional. (Indari)