Cilok Cinta UBSI Hadir di Puncak KMI Expo XVII dan KBMK 2026 Unsoed, Kembangkan Semangat Kewirausahaan Nasional

0 4

BSINews, Jakarta – Kelompok bisnis mahasiswa Cilok Cinta dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) turut memeriahkan Closing Ceremony Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII dan Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) 2026.

Acara puncak yang diselenggarakan di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, pada Kamis (1/10/2026), menandai akhir dari serangkaian kegiatan akbar yang berlangsung selama tiga hari.

Baca juga: Mahasiswa Universitas BSI Ikuti KMI Expo 2026 di UNSOED

KMI Expo XVII dan KBMK 2026 tahun ini terasa istimewa karena untuk pertama kalinya digelar bersamaan di Unsoed, mengusung tema besar “Wirata Berkarya Inovatif, Berakar Lokal, Berdampak Global.”

Tema ini tercermin dalam berbagai aktivitas yang diikuti oleh ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia, mulai dari pameran produk, penjurian ketat, hingga sesi pengembangan jejaring dan kolaborasi bisnis.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jenderal Soedirman, Roy Andreas, S.Si., M.Si., Ph.D., dalam sambutannya di acara penutupan, menyampaikan apresiasi atas partisipasi yang luar biasa.

“Kegiatan ini diikuti oleh 368 tim dari 219 perguruan tinggi yang telah melalui proses seleksi nasional dari sekitar 3.300 proposal,” ujar Roy Andreas, menggambarkan skala besar KMI Expo XVII.

Sementara itu, KBMK 2026 melibatkan 1.610 peserta dari 597 tim sebelum akhirnya 70 peserta dalam 25 tim melaju ke babak final.

Bagi tim Cilok Cinta UBSI, keikutsertaan ini merupakan puncak dari perjalanan panjang mereka dalam ajang bergengsi tersebut.

Tim yang beranggotakan Muhammad Onang Febriandi, Ilham Dian Nugraha, dan Muhammad Rafli Aditya, sebelumnya telah melewati berbagai tahapan seleksi dan penilaian sebagai penerima Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026.

Mereka berkesempatan untuk memamerkan produk dan gagasan bisnis inovatif dari UBSI di hadapan khalayak nasional.

“Keikutsertaan di KMI Expo memberikan kesempatan bagi tim untuk bertemu dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, bertukar pengalaman, serta memperoleh wawasan baru dalam mengembangkan Cilok Cinta,” ungkap Ketua Tim Cilok Cinta, Muhammad Onang Febriandi.

Ia menambahkan bahwa ajang ini menjadi sarana penting untuk memperluas jejaring dan membangun perspektif baru dalam mengembangkan bisnis mereka.

Selama berada di Unsoed, Cilok Cinta tidak hanya mengenalkan produknya, tetapi juga mendapatkan pelajaran berharga melalui interaksi langsung dengan berbagai kelompok usaha mahasiswa dari seluruh penjuru negeri.

Beragam inovasi produk, konsep bisnis, strategi pemasaran, hingga pendekatan pengembangan usaha yang mereka temui menjadi bekal penting untuk masa depan bisnis mereka.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif senantiasa berkomitmen untuk memberikan ruang dan fasilitas terbaik bagi mahasiswanya dalam mengembangkan potensi kewirausahaan.

Kehadiran Cilok Cinta di KMI Expo XVII menjadi bukti nyata dari komitmen tersebut, di mana kampus mendukung penuh mahasiswanya untuk terjun langsung dalam ekosistem bisnis nasional.

Tim Cilok Cinta didampingi oleh pimpinan perguruan tinggi, Mugi Raharjo selaku Ketua Inkubator Bisnis UBSI, dan dosen pendamping, Joko Dwi Mulyanto.

Rangkaian KMI Expo XVII 2026 sendiri tidak hanya sebatas pameran. Berbagai kegiatan menarik seperti pembukaan, talkshow kewirausahaan, penjurian, KMI Award, kirab budaya, sarasehan, collaborative matching, hingga awarding turut memeriahkan acara.

Melalui seluruh rangkaian ini, Cilok Cinta UBSI belajar bagaimana sebuah usaha mahasiswa dipresentasikan, dikembangkan, dan dipasarkan dalam ekosistem yang lebih luas.

Baca juga: Cilok Cinta UBSI Hadir di Opening KMI Expo XVII 2026, Bawa Semangat Wirausaha ke Panggung Nasional

Berakhirnya Closing Ceremony KMI Expo XVII dan KBMK 2026 di Universitas Jenderal Soedirman menandai dimulainya babak baru bagi Cilok Cinta.

Pengalaman berharga yang diperoleh selama mengikuti pameran, penjurian, networking, dan interaksi dengan para wirausahawan muda lainnya akan menjadi modal kuat untuk terus mengembangkan produk, memperkuat model bisnis, serta meningkatkan kapasitas kewirausahaan mahasiswa UBSI di masa mendatang.

Leave A Reply

Your email address will not be published.