BSINews, Bogor – Perkembangan dunia digital telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan media, termasuk dalam industri penyiaran. Melihat potensi besar tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Bogor, berkolaborasi dengan Digital Creative Community (DICO) dalam kegiatan bertajuk “Kenali Industri Broadcasting Digital” pada Senin (13/10) di Studio Digital Kreatif UBSI kampus Bogor. Kegiatan ini ditujukan bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kota Bogor untuk memperluas wawasan mereka mengenai dunia penyiaran modern.
Acara menghadirkan M. Tsabit, CEO BSI TV, serta Kukuh Panggalih, Chief Branding Officer (CBO) DICO, sebagai narasumber. Keduanya membahas berbagai aspek penting dalam industri broadcasting digital, mulai dari proses produksi program, manajemen media, hingga penerapan teknologi dalam menciptakan konten kreatif dan edukatif di era digital.
Wujud Komitmen UBSI Dukung Literasi dan Kreativitas Digital
Selain itu, acara dipandu oleh Hasna Mufidah, alumni SMKN 1 Kota Bogor yang kini menempuh studi di UBSI melalui program beasiswa penuh. Ia membagikan pengalamannya selama menempuh pendidikan di UBSI.
“Dulu saya hanya tahu broadcasting dari teori di sekolah. Namun ketika belajar di UBSI, saya bisa praktik langsung dan memahami bagaimana industri ini bekerja secara nyata,” ucap Hasna dalam keterangan rilis yang diterima, Senin (13/10).
Begitu pula, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan literasi digital serta menumbuhkan semangat kreatif di kalangan pelajar. Kolaborasi dengan DICO menjadi langkah nyata UBSI dalam mendukung pembelajaran berbasis industri dan mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan dunia digital.
Guru pendamping SMKN 1 Kota Bogor, Sri Mulyanti, juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
“Kami berterima kasih kepada UBSI dan DICO atas kesempatan berharga yang diberikan kepada siswa-siswi kami. Melalui kegiatan ini, mereka dapat mengenal dunia broadcasting secara langsung dan memahami peluang karier di industri digital. Ini pengalaman yang sangat berharga,” ujar Sri.
Baca juga: Mahasiswa Baru UBSI Bogor Kuasai AI di Workshop Digital Creative
Meski demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman praktis. Seluruh peserta mendapatkan fasilitas antar-jemput menggunakan armada bus UBSI, sertifikat kegiatan, serta souvenir menarik. Para siswa juga diajak menjelajahi studio digital UBSI kampus Bogor, menyaksikan langsung proses produksi konten siaran, dan mencoba perangkat penyiaran modern yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran di kampus tersebut.
Sebagai penutup, UBSI yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri kreatif. Melalui kegiatan seperti ini, UBSI berharap dapat melahirkan generasi muda yang inovatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan era digital.(Dhea Oktaviani)