Dosen UBSI Edukasi Ibu-Ibu PKK Tambun Bekasi Kelola Keuangan Keluarga dengan Cerdas

0 5

BSINews, Bekasi-Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema Pelatihan Literasi Mengelola Keuangan Keluarga dengan Cerdas bagi Ibu-Ibu PKK Kutilang Papan Mas, Tambun, Bekasi, pada Jumat (1/5/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan rumah tangga agar lebih efektif, terencana, dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga.

Baca juga: Dosen UBSI Latih Pengurus PKK Bekasi Kelola Administrasi Digital dengan Google Workspace

Kegiatan yang berlangsung secara luring mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB tersebut merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang secara aktif dijalankan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas BSI. Program ini melibatkan sejumlah dosen, yaitu Otto Siregar, Muji Endah Palupi,  Nurmala Dewi, dan Nurvi Oktiani, serta didukung oleh mahasiswa FEB Universitas BSI.

Acara diawali dengan sambutan Ketua PKK Kutilang Papan Mas Tambun Bekasi, Sriyani, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut. Selanjutnya, perwakilan Universitas BSI, Otto Siregar,  memberikan sambutan sekaligus menjelaskan pentingnya literasi keuangan dalam kehidupan keluarga.

Menurut Otto, pelatihan literasi keuangan keluarga menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat memahami cara mengelola pendapatan dan pengeluaran secara bijak.

“Pelatihan literasi mengelola keuangan keluarga dengan cerdas merupakan kegiatan edukatif yang bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengatur, merencanakan, dan mengendalikan keuangan rumah tangga secara efektif. Dengan pemahaman yang baik, keluarga dapat mencapai kondisi keuangan yang lebih stabil dan sejahtera,” ujarnya.

Materi pelatihan disampaikan oleh tutor Muji Endah Palupi, Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa literasi keuangan merupakan kemampuan memahami dan memanfaatkan informasi keuangan dalam pengambilan keputusan sehari-hari.

“Peserta diajarkan untuk mengenali sumber pendapatan, jenis pengeluaran, serta cara mengelola arus kas keluarga. Dengan pemahaman ini, peserta dapat mengetahui kondisi keuangan mereka secara nyata dan terukur,” jelas Muji.

Ia juga menambahkan bahwa pencatatan keuangan sederhana menjadi salah satu materi penting dalam pelatihan. Peserta diajak untuk mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran secara rutin, baik menggunakan buku catatan maupun aplikasi digital, sehingga dapat mengevaluasi pola pengeluaran dan menemukan peluang penghematan.

Baca juga: Dosen UBSI Latih POKJA TPQ Tanjung Priok Manfaatkan Microsoft Excel 2016 untuk Administrasi Lebih Rapi

Sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas BSI terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya masyarakat melalui berbagai kegiatan pengabdian yang relevan dengan kebutuhan zaman, termasuk edukasi literasi keuangan yang dapat membantu masyarakat menghadapi tantangan ekonomi keluarga di era digital.

Leave A Reply

Your email address will not be published.