Dosen UBSI Kampus Karawang Gandeng BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam Penelitian Hibah BIPEMAS
BSINews, Bekasi – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui tim dosen dari UBSI Kampus Karawang melaksanakan penelitian terkait zakat profesi di BAZNAS Kabupaten Bekasi. Penelitian ini merupakan bagian dari program hibah penelitian BIPEMAS dari Yayasan UBSI yang berlangsung pada 20 Agustus hingga 17 September 2024.
Penelitian berfokus pada evaluasi dan analisis peran zakat profesi dalam menggerakkan perekonomian mustahik di Kabupaten Bekasi. Zakat profesi, yang dihimpun dari penghasilan individu, diharapkan mampu berkontribusi lebih besar dalam meningkatkan taraf hidup penerima zakat melalui program pemberdayaan ekonomi berkelanjutan.
Gandeng BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam Penelitian
Dr. Asep, selaku ketua tim penelitian UBSI, menjelaskan bahwa tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis efektivitas zakat profesi sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi mustahik.
“Penelitian ini melibatkan wawancara dengan mustahik, pengelola zakat, serta stakeholder terkait untuk mengoptimalkan pemanfaatan dana ZIS yang terkumpul,” ujarnya.
Dalam temuan sementara, tim peneliti mengidentifikasi bahwa zakat profesi memiliki potensi signifikan dalam mendukung usaha kecil dan mikro yang dijalankan mustahik. Namun, diperlukan strategi lebih terfokus pada pengembangan keterampilan dan akses pasar agar usaha mereka berkelanjutan.
Baca juga:UBSI dan P4 Jakarta Barat Perpanjang Kerja Sama, Siap Perluas Dampak Pendidikan Digital
Sebagai langkah lanjutan, tim peneliti merekomendasikan penguatan program pendampingan usaha bagi mustahik, peningkatan keterlibatan sektor swasta dalam mendukung usaha penerima zakat, serta kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan untuk menciptakan pelatihan kewirausahaan.
Penelitian ini diharapkan memberi wawasan baru bagi BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam merumuskan kebijakan pengelolaan zakat profesi agar lebih efektif. Tim peneliti UBSI juga berharap hasil penelitian ini dapat diadopsi BAZNAS di wilayah lain untuk meningkatkan dampak sosial dan ekonomi dari pengelolaan dana zakat.(Teguh)