Dosen UBSI Kampus Yogyakarta Dukung UMKM Bangunjiwo Lewat Pelatihan Digital dan Inovasi Produk
BSINews, Yogyakarta — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).Dosen UBSI Kampus Yogyakarta Dukung UMKM Bangunjiwo Lewat Pelatihan Digital dan Inovasi Produk menggelar serangkaian pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UMKM di Kelurahan Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul.
Dosen UBSI Kampus Yogyakarta Dukung UMKM Bangunjiwo Lewat Pelatihan Digital dan Inovasi Produk
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menghadirkan program ini untuk meningkatkan kemampuan pemasaran dan daya saing produk lokal melalui strategi digital serta inovasi produk. Salah satu fokus pelatihan adalah “Penggunaan Marketplace untuk Meningkatkan Penjualan Produk Kerajinan Wayang”, yang ditujukan bagi pengrajin wayang agar mampu memperluas pasar melalui platform digital.
Selain itu, dosen UBSI juga menyiapkan materi “Pembuatan Konten Digital Marketing pada Paket Wisata Edukasi” yang bertujuan meningkatkan product dan brand awareness. Melalui konten digital yang menarik, paket wisata edukasi Bangunjiwo diharapkan semakin dikenal luas oleh wisatawan.
Tidak hanya berhenti di pemasaran, pelatihan juga mencakup aspek “Pengemasan Produk UMKM Kajigelem”, agar produk memiliki nilai jual lebih tinggi dan menarik minat konsumen sejak pandangan pertama. Sebagai bagian dari diversifikasi layanan, materi “Pembuatan Paket Wisata Edukasi Kajigelem” juga diberikan, sehingga UMKM Bangunjiwo dapat menawarkan pengalaman unik yang memadukan edukasi dan budaya lokal.
Vadlya Maarif, selaku kepala UBSI Kampus Yogyakarta, menyampaikan harapannya atas kegiatan ini. “Melalui pelatihan ini, kami berharap UMKM Bangunjiwo mampu lebih kompetitif di era digital. Tidak hanya produk yang semakin bernilai, tetapi juga citra dan keberlanjutan usahanya bisa terus berkembang,” ujarnya.
Dengan kegiatan ini, UBSI Kampus Yogyakarta menegaskan perannya tidak hanya dalam pendidikan formal, tetapi juga dalam pemberdayaan masyarakat. Dukungan ini diharapkan mampu memberi dampak positif, memperkuat posisi UMKM Bangunjiwo sebagai motor penggerak perekonomian lokal berbasis potensi budaya dan kreatif.(Niken)