Dosen UBSI Kampus Yogyakarta Lolos Program Hibah Matching Fund 2024

0 12

BSINews, Yogyakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil lolos dalam Program Hibah Matching Fund 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada Senin, 16 September 2024.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menegaskan komitmennya dalam mendorong inovasi serta kolaborasi antara akademisi dan industri melalui dukungan riset dan pengembangan. Dosen yang berhasil lolos dalam program ini antara lain Dr. Ani Wijayanti, CHE, Vadlya Maarif, Indriyati, Atun Yulianto, Yulianto, dan Erlangga Brahmanto.

Dosen UBSI Kampus Yogyakarta Lolos Program Hibah Matching Fund 2024

Program Matching Fund merupakan salah satu upaya pemerintah memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha dalam menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Dana hibah diberikan untuk mendukung riset aplikatif, berdampak langsung pada dunia usaha, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Riset yang diusulkan tim dosen UBSI Kampus Yogyakarta akan dilaksanakan di Desa Banyusoca, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, dengan fokus pada pengembangan sektor ekonomi lokal dan pengelolaan sumber daya alam melalui pendekatan teknologi informasi serta manajemen bisnis yang efektif.

Baca juga: Universitas BSI Lolos Hibah Program Bantuan Pengembangan dan Penyelenggaraan Pembelajaran Digital (P3D) Tahun 2024

Ketua tim, Dr. Ani Wijayanti, menyampaikan rasa syukurnya. “Kami sangat bersyukur atas kesempatan ini. Program Hibah Matching Fund akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk mengembangkan riset yang memberi dampak positif bagi masyarakat Banyusoca dan sekitarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Vadlya Maarif selaku Kepala Kampus UBSI Kampus Yogyakarta menambahkan, “Kami berharap hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat nyata, terutama dalam menghadapi tantangan di era digital ini,” ungkapnya.

Dengan lolosnya para dosen ini, UBSI Kampus Yogyakarta semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, riset, serta memperluas kolaborasi dengan industri dan masyarakat. Desa Banyusoca dipilih karena memiliki potensi sumber daya alam besar namun belum dikelola optimal, sehingga penelitian ini diharapkan dapat menjadi contoh penerapan teknologi dan inovasi untuk kesejahteraan masyarakat.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.