Dosen UBSI Kenalkan Cara Cepat Bikin Materi Ajar Berbasis AI ke Guru SMAN 77 Jakarta
BSINews, Jakarta — Para guru SMAN 77 Jakarta mendapatkan wawasan baru mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam penyusunan materi pembelajaran melalui pelatihan yang digelar pada Jumat (14/11) di ruang kelas SMAN 77 Jakarta. Kegiatan ini menghadirkan Jordy Lasmana Putra, Dosen Prodi Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang juga berperan sebagai AI Education Specialist. Pelatihan ini bertujuan membantu guru menciptakan materi ajar secara cepat, efektif, dan terstruktur menggunakan teknologi AI.
Dosen UBSI Kenalkan Cara Cepat Bikin Materi Ajar
Dalam pemaparannya, Jordy menjelaskan bahwa AI kini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, namun pemanfaatannya di dunia pendidikan masih belum optimal.
“AI bisa membantu guru menyusun materi lebih cepat dan terstruktur. Bukan untuk menggantikan guru, tapi mendukung pekerjaan guru agar lebih efisien,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Senin (17/11).
Jordy kemudian memperkenalkan Z.AI, sebuah platform yang mampu membuat materi ajar, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), hingga soal latihan dalam waktu singkat. Ia menunjukkan bagaimana topik pelajaran dapat diolah menjadi dokumen siap pakai hanya dalam beberapa menit.
“Guru biasanya butuh waktu lama untuk menyiapkan materi. Dengan AI, proses ini bisa dipersingkat sehingga guru bisa fokus pada penyampaian di kelas,” jelasnya.
Selain Z.AI, Jordy juga mengenalkan NotebookLM dari Google, alat yang mampu merangkum dokumen panjang seperti artikel atau file PDF. Menurutnya, teknologi tersebut membantu guru memahami referensi dengan lebih cepat.
“NotebookLM bisa memindai dokumen, membuat ringkasan, bahkan menjawab pertanyaan berdasarkan isi dokumen. Ini sangat membantu untuk persiapan mengajar,” tambahnya.
Baca juga : UBSI Perkuat Tradisi Riset 68 Karya Dosen Masuk Tahap Monev untuk Wujudkan Inovasi yang Berdampak
Pelatihan berlangsung interaktif melalui sesi praktik langsung dan diskusi. Para guru terlihat antusias mencoba membuat materi ajar dengan dua platform tersebut, dan banyak yang menyampaikan bahwa pendekatan ini membuka cara baru dalam menyiapkan bahan pembelajaran secara lebih efisien.
Kegiatan ini semakin menegaskan peran UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang aktif mendorong peningkatan literasi digital bagi para pendidik, khususnya dalam memanfaatkan teknologi berbasis AI untuk mendukung kualitas proses belajar mengajar. (Alisa)